oleh

Xiangqi

Oleh JEREMY HUANG

KITA mengenal Kung Fu dan Wushu olah raga dari Tiongkok (China). Ada lagi dari Tiongkok (China) yaitu Xiangqi. Masyarakat kita mengenalnya sebagai catur gajah.

Menurut Aron Imanuel, Pelatih Xiangqie menjelaskan arti kata Xiangqie adalah catur gajah. Nama ini berasal dari salah satu buah catur yang di mainkan di atas sebuah papan atau kertas tebal, salah satunya buah xiang (gajah).

Menurut Aron Imanuel, permainan yang baku sekarang ini 1000 tahun yang lalu sejak jaman dinasti song. Tetapi sumber lain menyatakan sudah dimulai jaman dinasti Zhou 1066 bc -771 bc, tetapi permainannya belum baku seperti sekarang ini. Dalam Xiangqie menggunakan enam belas buah terdiri dari panglima, pengawal 2 buah, gajah 2 buah, kereta 2 buah, meriam 2 buah, kuda 2 buah dan prajurit 5 buah.

Menurut Aron Imanuel banyak manfaat dari Xiang qie:

1. Meningkatkan IQ seseorang.
2. Meningkatkan minat belajar bagi anaK-anak.
3. Meningkatkan kemampuan untuk menganalisa berpikir secara mendalam.
4. Dapat meningkatkan skill pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.

Menurut Wikipedia Western arti Xiangqi (bahasa Tionghoa: 象棋; Hanyu Pinyin: xiàngqí; Wade-giles: hsiang-ch’i; (Dengarkan)) merupakan permainan dari Cina yang dimainkan oleh dua orang dan termasuk dalam permainan papan berstrategi, sekelompok dengan catur, shogi dari Jepang, dan janggi dari Korea.

Arti kata xiangqi adalah “catur gajah”. Nama ini berasal dari salah satu buah catur yang dimainkan di atas permainan, yaitu buah xiang (gajah)

Permainan

Permainan ini menggunakan biji-biji pipih melingkar dengan karakter Tionghoa tertulis di atasnya. Terdapat buah jiang (raja), shi (menteri), xiang (gajah), ma (kuda), ci (benteng) pau (meriam), dan zu(bidak/pion hitam) atau bing (bidak/pion merah). Buah raja dan menteri dalam catur Cina hanya bisa dijalankan di titik 3×3, konon sesuai dengan fungsi raja beserta menterinya yang tidak boleh keluar dari lingkungan istana. Buah gajah dijalankan secara diagonal 2 totik dan tidak menyeberang ke daerah lawan. Bidak kuda, benteng, dan prajurit langkahnya hampir sama dengan catur biasa, dan buah-buah catur ini dijalankan mengikuti garis dan berdiam di titik sudut perpotongan garis-garis tersebut.

BACA JUGA:   Sebanyak 383 Calon Kuwu Ikuti Pilkades Serentak di Majalengka

Ada sedikit keunikan dalam permainan ini adalah adanya bidak meriam, yang memiliki gerak mirip dengan bidak benteng, namun jika hendak menyerang bidak ini harus melompati satu bidak lain, baik bidak musuh maupun bidak kawan. Itulah cara permainan Xiangqie. []

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed