oleh

Usir Lemak Dari Tubuh Dengan 4 Cara

Citrust.id – Orang banyak melakukan eksperimen untuk dapat mengusir lemak dari tubuhnya dengan berbagai cara dan eksperimen, akan tetapi untuk menghilangkan lemak tetap saja seolah-olah menjadi mustahil.

Akan tetapi ada cara sederhana untuk bisa mengusir lemak dari dalam tubuh dengan cara yang mudah dan sangat jitu, tentunya olahraga merupakan aktivitas yang harus tetap dijaga ditambah bahan-bahan sederhana yang ampun terhadap lemak.

1. Teh dadelion
Teh ini bisa membantu untuk menurunkan lemak, bahan ini bisa mengeluarkan racun dari tubuh dengan meminumnya secara teratur maka berat badan akan turun secara berangsur-angsur.

Mengingat teh bunga ini rendah kalori, kaya nutrisi dan vitamin, ia sangat baik dijadikan minuman sehat selama menjalankan program penurunan berat badan. Teh bunga dandelion bahkan dikatakan tak hanya mampu menurunkan berat badan saja. Lebih jauh, ia juga bisa menjadi minuman yang bantu kita mencegah risiko kanker, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, melancarkan sistem pencernaan juga merangsang sekresi lambung dalam perut.

Cara memanfaatkan teh bunga dandelion sebagai minuman penurun berat badan pun sangat mudah. Kita bisa mengonsumsinya dua kali dalam sehari waktu pagi sebelum sarapan dan saat malam sebelum tidur. Teh dandelion ini disarankan untuk diseduh dengan air panas lalu dinikmati saat hangat. Bagi yang tak suka teh dengan rasa hambar, kamu bisa menambahkan satu sendok madu di setiap satu cangkirnya

2. Minum Banyak Air Putih

Air bisa dapat membantu untuk meperbaharui dan memberi nutrisi pada sel, untuk bisa menurunkan lemak lebih banyak dianjurkan untuk meminumnya 2-3 liter setiap hari.

Di samping manfaatnya dalam mengendalikan asupan kalori, konsumsi air minum juga membantu membakar lemak dengan meningkatkan metabolisme. Mekanisme yang terjadi dalam proses ini dikenal dengan istilah resting energy expenditure (REE) di mana tubuh tetap membakar kalori saat tubuh sedang tidak beraktivitas fisik atau saat beristirahat. Metabolisme yang konstan akan sangat membantu dalam menurunkan berat, terutama saat kita tidak memiliki banyak waktu untuk berolahraga.

REE merupakan mekanisme metabolisme terpenting dalam upaya penurunan berat badan dan hal ini dipengaruhi kecukupan konsumsi air. REE berperan dalam 60-70% pembakaran kalori per hari, dengan aktif bergerak dan berdiri saat beraktivitas hanya akan menambah pembakaran. Sebaliknya, perlambatan metabolisme dapat menghambat pembakaran kalori. Akibatnya lemak tubuh lebih sedikit berkurang bahkan Anda mungkin tidak akan mengalami penurunan berat badan dan akan mengalami pertambahan berat badan kembali.

3. Minyak Kelapa

Minyak kelapa mengandung jenis lemak jenuh yang sehat, yaitu asam laurat. Minyak kelapa ini diekstraksi dari buah kelapa segar yang mengandung sejumlah asam lemak rantai sedang yang relatif besar, sehingga tidak mudah tersimpan dalam jaringan lemak seperti asam lemak rantai panjang. Hal inilah yang membuat minyak kelapa dapat membantu menurunkan berat badan. Mengapa?

Karena asam lemak dalam minyak kelapa membutuhkan energi yang lumayan tinggi untuk dapat dicerna tubuh. Sehingga, hal ini dapat mendorong tubuh untuk membakar energi lebih banyak. Akibatnya, berat badan Anda dapat turun. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Clinical Nutrition tahun 1996, mengonsumsi 15-30 gram (1-2 sendok makan) asam lemak rantai sedang per hari dapat meningkatkan pemakaian energi sebesar 5% atau sekitar 120 kalori per hari.

4. Garam Hitam

Pada dasarnya, belum ada penelitian secara spesifik tentang efek mengurangi garam pada berat badan. Pasalnya, kebanyakan penelitian meneliti tentang efek gabungan dari pengurangan sodium dan penurunan berat badan terhadap tekanan darah tinggi. Tapi pada penelitian terdahulu diketahui secara jelas bahwa pengurangan garam dapat menyebabkan penurunan berat badan sementara karena tubuh Anda kelebihan cairan. Hal ini dikarenakan garam adalah molekul yang membuat tubuh Anda menahan air.

Ketika Anda mengonsumsi garam dalam jumlah yang berlebihan hal ini menyebabkan peningkatan jumlah air dalam tubuh Anda sehingga retensi air mengalami kenaikan. Oleh sebabnya ketika Anda mengurangi makan makanan bergaram, maka air yang tertahan tersebut akan keluar yang menyebabkan berat tubuh Anda akan berkurang. /SW

(diambil dari berbagai Sumber)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed