oleh

Peringati Hari Ibu, Aktivis Mahasiswa Bagi Bunga, Stiker dan Kumpulkan Tanda Tangan Tolak Kekerasan Perempuan

MAJALENGKA (CT) – Dalam rangka memperingati Hari Ibu, puluhan aktivis mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) membagikan bunga, stiker dan tanda tangan menolak kekerasan kepada perempuan.

Aksi bagi-bagi stiker dan bunga tersebut dilakukan di alun-alun Kabupaten Majalengka dan Jalan Protokol KH. Abdul Halim serta kepada para pasien perempuan di RSUD Majalengka.

“Selain itu kami juga menyediakan spanduk untuk menggalang ribuan tanda tangan tolak kekerasan kepada perempuan di alun-alun kabupaten,” kata Ketua GMNI Andika Wowo di sela-sela kegiatan, Senin (22/12).

Mahasiswa Universitas Majalengka (Unma) ini mengatakan Hari Ibu bisa dikatakan sebagai hari peringatan atau perayaan terhadap peran ibu. Ia mengatakan Hari Ibu diawali dari bertemunya para pejuang perempuan dengan diadakannya Kongres Perempuan Indonesia tanggal 22 Desember 1938 dan Presiden Soekarno menetapkan melalui Dekrit Presiden nomor 316 tahun 1959, bahwa tanggal 22 Desember adalah Hari Ibu dan dirayakan secara nasional hingga kini.

“Maka dari itu pemikiran serta langkah kaum perempuan terus memegang peranan penting dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.

Andika mengatakan cara pandang serta pemikiran kaum perempuan dalam membentuk karakter anak yang bermoral tinggi, berdisiplin, serta berakhlak yang mulia akan memberikan warna terhadap penumbuhan serta kehidupan seorang individu.

Pada akhirnya menurut Andika, karakter, jati diri, budi pekerti, serta masa depan bangsa Indonesia terbentuk lewat pemikiran, visi, serta tindakan serta tindakan kaum perempuan.

“Hal ini sangat penting untuk diingat di mana Indonesia masih terus berjuang dalam menempatkan dirinya agar setara dengan bangsa lain,” ungkapnya.

Andika mengatakan kiprah perempuan Indonesia dalam berbagai keragaman aktivitas sudah jelas terlihat. Hal ini menunjukan bahwa perempuan Indonesia apabila diberi peluang dan kesempatan akan dapat maju serta meningkatkan kualitasnya secara mandiri dan dapat menjadi penggerak dalam berbagai dimensi kehidupan dan pembangunan bangsa. (CT-110)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed