oleh

Peralatan Minim, Tagana Kota Cirebon 100 % Siap Siaga Bencana

CIREBON (CT) – Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Cirebon mengaku kesulitan dalam menjalankan tugasnya menanggulangi bencana, hal itu dikarenakan minimnya sarana komunikasi yang dimiliki oleh Tagana, Jumat (19/12).

Minimnya alat komunikasi berupa Handy Talking (HT) ini sering dikeluhkan para anggota Tagana saat melakukan pekerjaannya, terutama saat musim hujan. Padahal menurut, Subagyo selaku kordinator Tagana, pengajuan bantuan alat komunikasi berupa HT sudah dilakukannya sejak beberapa tahun yang lalu.

Selain HT juga menurutnya masih banyak alat perlengkapan lainnya yang masih belum lengkap untuk melakukan evakusi bencana, seperti jas hujan, helm dan sepatu boat.

“Untuk alat-alat keperluan evakuasi memang masih sangat minim seperti HT, sepatu boot, jas hujan dan helm. Untuk sepatu boot, jas hujan dan helm masih memakai punya individu, sedangkan untuk alat komunikasi masih menggunakan handphone, walau sebetulnya sangat bahaya jika menggunakannya saat musim hujan, ditambah dengan adanya petir atau kilat itu biasanya bisa menyambar ke handphone juga,” ujarnya saat ditemui CT.

Tak hanya itu, untuk alat yang sangat penting pun Tagana masih belum mempunyai, seperti perahu karet yang kini lagi diupayakan untuk meminta bantuan ke Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat.

Meski kurang lengkapnya peralatan yang dimiliki, Tagana mengaku sudah siap 100 % dalam menangani masalah bencana di Kota Cirebon. (CT-104)

BACA JUGA:   Warga Tolak Proyek Galian Pasir di Luragung

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed