oleh

Pendidikan Lalu Lintas Masuk Kurikulum Sekolah

Majalengkatrust.com – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Majalengka, Drs. Iman Pramudiya Subagja, MM, menyambut baik berbagai upaya yang dilakukan Kepolisian dalam berpartisifasi ikut mencerdaskan para generasi Bangsa, dalam hal ini para pelajar.

Menurut Kadisdik, setelah dimasukannya penyalahgunaan narkoba ke kurikulum pendidikan jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) yang diterapkan mulai tingkat SD/MI, SMP/MTS, dan SLTA/MA se-Kabupaten Majalengka, kini giliran peraturan lalu lintas yang dimasukan melalui mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).

“Ini adalah langkah yang baik dan bagus. Selain untuk mencegah terjadinya kecelakaan, pendidikan lalu lintas pada mata pelajaran PKN sekaligus bertujuan meningkatkan disiplin dan tanggung jawab berlulintas di kalangan pelajar,” kata Kadisdik Majalengka, saat menanggapi kegiatan diseminasi model pengintegrasian pendidikan lalu lintas di mata pelajaran PKn tingkat SD, yang digelar di Aula PGRI Jatiwangi, Kamis (26/10).

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 223 orang guru PKn tingkat SD se-Kabupaten Majalengka dan dihadiri Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Iwan Setiawan, SH, Kanit Dikyasa Lantas, Iptu H Y Rusyanto dan tamu undangan lainnya.

Sementara itu, Kapolres Majalengka, AKBP Mada Roostanto,SE., MH, melalui Kasat Lantas, AKP Iwan Setiawan, SH, didampingi Kanit Dikyasa Lantas, Iptu H Y Rusyanto, mengatakan disiplin berlalu lintas merupakan bagian dari pembinaan kewarganegaraan dari aspek tanggung jawab.

Terkait kedisiplinan dan ketertiban, menurutnya, selama ini Satlantas Polres Majalengka telah mengimbau dan melakukan upaya intensif kepada masyarakat dan siswa dalam pembinaan disiplin berlalulintas.

Salah satu program yang dilakukan Satlantas Majalengka adalah “Police Goes to School”. Program ini diimplementasikan melalui kegiatan Polisi Keamanan Sekolah (PKS), Polisi Pelajar (Poljar), Polisi Sahabat Anak, safety riding, taman lalu lintas dan sebagainya.

“Diseminasi model pengintegrasian pendidikan lalu lintas pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan ini, diharapkan membuat pelajar dapat lebih memahami tentang pentingnya disiplin berlalulintas. Sebab tidak dipungkiri, korban lakalantas sebagian besar adalah siswa bermotor,” imbuh dia. (Abduh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed