oleh

Keluarga Pengantin Pria Menolak Proses Outopsi Jasad AMP

Cirebontrust.com – Keluarga  ‎pengantin pria warga Desa Pangenan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon menolak dilakukannya proses otopsi terhadap jasad, AMP yang meninggal dunia saat berlangsungnya resepsi, Kamis (15/12) lalu.

Kapolres Cirebon, AKBP Risto Samodra SSos, SIK, SH, MH melalui Kapolsek Panggenan, AKP Ribut Setiabudi mengatakan bahwa keluarga menolak otopsi jenazah, AMP pihak keluarga meminta langsung dikebumikan terhadap jenazah korban yang tewas diduga terjatuh di dalam MCK tersebut.

“Kami menghargai keputusan pihak keluarga. Kita serahkan kepada keluarga setelah dilakukan tim kesehatan. Pihak keluarga memahami jika peristiwa itu sebagai musibah,” jelasnya.

Seperti berita sebelumnya, nahas, ‎pengantin pria warga Desa Pangenan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon meninggal dunia pada saat acara resepsi pernikahan digelar. Korban bernama Amp bin Rohim diduga terpleset saat akan Buang Air Besar (BAB) di pinggir Sungai Singaraja desa setempat.

Mengetahui hal itu, suasana yang harusnya penuh kebahagiaan berubah seketika menjadi duka mendalam dipenuhi isak tangis kedua keluarga pasangan pengantin‎.

Bahkan pengantin perempuan terlihat sangat terpukul, dan jatuh pingsan ketika melihat pujaan hatinya sudah tak bernyawa lagi. (Johan)

BACA JUGA:   Samakan Persepsi, Setda Majalengka Gelar Bimtek Keprotokolan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed