oleh

Kader Muda Pengawas Pemilu Timba Ilmu di PWI

Citrust.id – Sejumlah kader pengawas partisipatif Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Majalengka melakukan silaturrahmi ke kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Majalengka, Kamis (21/11).

Kedatangan mereka dalam rangka menggali informasi program kerja PWI sekaligus peran pers dalam kepemiluaan.

“PWI ini salah satu dari beberapa organisasi yang kami kunjungi.Tujuan utamanya selain bersilaturrahmi, guna mengetahui lebih mendalam peran jurnalis dalam mengawal pesta demokrasi lima tahunan, baik itu Pemilu, Pilpres, Pilgub, Pilkada,” kata Anggi salah seorang kordinator saat membuka dialog.

Menurut Anggi, kunjungan itubterbagai ke dalam beberapa orang yang sudah dikelompokan. Tim sendiri bertugas untuk mengumpulkan data dari pertanyaan yang sudah disiapkan.

“Ini praktek lapangan, setelah kami disusupi teori di dalam ruangan. Jadi, kami oleh panitia diminta turun langsung ke organisasi yang sudah ada, guna mengetahui peran PWI atau insan pers dalam mengawal pesta demokrasi,”tuturnya.

Menanggapi hal itu, Ketua PWI Majalengka Jejep Falahul Alam menuturkan, jika peran PWI yang didalamnya terdiri beragai media cetak, elektronik, online dan radio sangat strategis.

“Pada pelaksanaan Pemilu, Pilpres, Pilkada program yang kita lakukan selain pemberitaan di medianya masing-masing, kita atas nama organisasi pernah membangun kegiatan bersama baik di KPU maupun di Bawaslu. Kegiatanya itu dalam bentuk diskusi bareng maupun sosialisasi dengan pesertanya para wartawan,”ujarnya.

Selain itu, sambung dia, media sebagai salah satu pilar demokrasi memiliki pengaruh yang luar biasa dalam memberikan informasi maupun penggiringan opini.Termasuk dalam menangkal berita hoaks yang belakangan ini frekuensinya sangat memperihatinkan.

“Tentunya masih banyak sekali program maupun jalinan kemitraan yang telah kita bangun.Bukan hanya dengan institusi Bawaslu,KPU, tapi dengan semua instansi atau lembaga terkait lainnya. Itu sifatnya tidak mengikat,” ucapnya. (Abduh)

Komentar

News Feed