oleh

JNE dan ACT Hadirkan Dua Ambulans untuk Kemanusiaan

Citrust.id – Tren positif dan mortalitas Covid-19 di Indonesia terus menurun. Pemerintah menurunkan level PPKM di berbagai daerah. Aktivitas masyarakat mulai hidup kembali. Meski begitu, kewaspadaan masih perlu diperketat, terutama menjaga protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan (3M).

Hampir 31 tahun JNE hadir di Indonesia. JNE merupakan salah satu perusahaan yang peduli untuk memberikan manfaat yang seluas-luasnya kepada masyarakat. Salah satunya melalui Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di bidang kesehatan untuk masyarakat.

JNE turut menghadirkan layanan kesehatan darurat melalui dua unit ambulans. Salah satunya, ambulans itu diamanatkan kepada lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Bertempat di kantor JNE Setrasari, Bandung, Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, menyerahkan unit ambulans kepada Ibnu Khajar, Presiden ACT, Kamis (30/9). Selain diperuntukkan melayani masyarakat umum di Jawa Barat, ambulans itu juga akan digunakan untuk melayani kebutuhan pasien Rumah Singgah Bunda sebagai binaan ACT Bandung.

M. Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, mengatakan, JNE telah hadir di Indonesia selama 31 tahun dengan semangat berbagi, sesuai prinsip pendiri JNE, Alm. H. Soeprapto Soeparno, yaitu Memberi, Menyantuni dan Menyayangi.

“Hal ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan, sehingga JNE akan selalu dapat menghantarkan kebahagiaan ke seluruh Indonesia, sesuai tagline Connecting Happiness. Salah satunya dengan penyediaan layanan ambulans gratis untuk masyarakat,” ujarnya.

Feri menambahkan, kegiatan dan bantuan yang diberikan itu sebagai bentuk dukungan kontribusi dan kepedulian JNE untuk selalu memberikan manfaat yang seluas-luasnya kepada seluruh stakeholder, baik instansi pemerintah, swasta maupun masyarakat di seluruh Indonesia.

Kerja sama antara JNE dengan ACT bukan pertama kali. Sebelumnya, JNE dan ACT sudah bekerja sama dalam beberapa kegiatan, seperti program bencana nasional, pembangunan sumur di daerah pelosok, hingga distribusi daging Qurban untuk wilayah terpencil di Indonesia.

Itu adalah bukti komitmen JNE untuk menjadi penghubung kebahagiaan masyarakat Indonesia yang juga selaras dengan visi ACT dalam mewujudkan peradaban dunia yang lebih baik.

Ibnu Khajar, selaku Presiden ACT menambahkan, menjelang 17 tahun berdirinya ACT, pihaknya berkomitmen menebar manfaat bagi masyarakat luas dan menebar kepedulian kepada sesama.

“Kolaborasi bisnis dan filantropi adalah niscaya. Berbagi kepada sesama akan mendatangkan keberkahan yang luar biasa. Pertumbuhan bisnis tidak hanya dilihat dari apa yang kita dapatkan, tetapi sebanyak apa kita bisa memberi. Saya berharap, apa yang dilakukan oleh JNE dapat menjadi inspirasi bagi para pengusaha. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut juga bisa menular kepada pelaku usaha yang lain dan kebaikan semakin meluas,” pungkas Ibnu Khajar. (Haris)

 

Komentar

News Feed