oleh

ITB Segera Bangun Kampus di Kabupaten Cirebon

CIREBON (CT) – Beberapa waktu kedepan, Kampus Institut Teknologi Bandung akan dibangun di Kabupaten Cirebon. Warga Kabupaten Cirebon patut bangga, sebab ITB merupakan salah satu lembaga pendidikan dan kampus yang mumpuni.

Di tahun ini, salah satu kampus terbaik di Indonesia ini akan melakukan pengembangan kampus dengan mendirikan kampus ITB di Kabupaten Cirebon.

Lahan kosong sebelah selatan Asrama Haji Watubelah dipilih sebagai kampus sementara saat mencari lahan baru untuk mendirikan kampus tersebut. Sementara, untuk membangun kampus permanen ITB di Kabupaten Cirebon setidaknya membutuhkan lahan seluas 30 hektare.

Kabag Perlengkapan Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Sugeng Darsono mengatakan pembangunan kampus ITB ini bisa membantu warga Kabupaten Cirebon yang ingin mengenyam pendidikan tingkat universitas yang ternama dan berkualitas.

“Jadi, di Watubelah baru kampus sementara, tapi nanti setelah luas lahan 30 hektar bisa disediakan oleh Pemkab maka kampus di Watubelah akan dijadikan lokasi kampus S2,” ujarnya kepada CT, Selasa (24/05).

Di Watubelah yang hanya memiliki luas 6 ribu meter ini, tadinya pihak ITB diberikan alternatif, apakah akan dibangun kampus sementara di komplek Asrama Haji dengan cara merenovasi bangunan terdahulu atau membangun kampus baru di sebelah selatan asrama yang memang masih kosong. Namun Pemkab mengusulkan agar ITB membangun gedung baru untuk kampus sementara.

“Nanti gedung baru bisa dijadikan lokasi kampus 2 Pasca Sarjana ITB disini. Kamu sedang menunggu keputusan dari ITB,” katanya.

Sementara, untuk lokasi kampus S1 yang akan disediakan seluas 30 hektar oleh Pemkab akan dibangun di sekitar Kecamatan Sumber. Namun menurutnya, di Kecamatan Sumber sendiri lahan Pemkab maksimal hanya 15 hektare, sehingga memungkinkan untuk pembebasan lahan warga.

BACA JUGA:   Warga Gelar Guar Bumi di Patilasan Nyi Rambut Kasih

“Pemkab paling maksimal memiliki luas lahan 15 hektar saja, sementara sisa kekurangan lahan akan dilakukan melalui pembebasan lahan milik warga,” tambahnya. (Haris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed