oleh

Dua Siswi SD Asal Kaliwulu Plered Jadi Korban Usaha Penculikan Anak

Cirebontrust.com – Dua siswi SDN 1 Kaliwulu, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, yakni S (7) dan A (7) menjadi korban usaha penculikan. Keduanya diajak seorang lelaki dewasa yang tak dikenal.

Akibat kejadian tersebut salah seorang korban penculikan, S, masih terlihat trauma. Ia menceritakan saat itu dirinya bersama teman- temannya sedang bermain mencari ikan di sungai, sekitar Perumahan Kaliwulu. Sekitar jam 1 siang, datang seorang lelaki yang tidak dikenal menghampiri mereka yang sedang mencari ikan.

“Tadinya teman- teman juga mau pada ikut, tapi kata orang itu gak usah, akhirnya yang dibawa saya sama A pakai sepedanya A bilangnya mau jalan-jalan,” ujar S saat ditemui di rumahnya, Rabu (22/02).

S menceritakan, sebelum diajak oleh orang tersebut, dirinya dan A diberikan minuman kemasan gelas oleh orang tak dikenal tersebut. Namun hanya A yang meminumnya, sementara S enggan meminum dan terus meminta pulang kepada orang tersebut.

“Dijanjikan beli boneka, dikasih uang. Sebelumnya dibelikan minuman tapi saya gak minum karena gak kenal sama orangnya,” katanya dengan polos.

Dikatakan S, setelah A meminum minuman tersebut, A menyerahkan perhiasan yang dipakainya berupa kalung dan anting emas kepada orang tersebut. Diduga orang tersebut menghipnotis A melalui minuman tersebut.

Baca juga:

 

Dua Siswi SD Asal Kaliwulu Plered Jadi Korban Usaha Penculikan Anak

“Saya tetap gak mau meskipun diminta, tapi A nurut saja,” ucapnya.

Sawia, nenek dari S tidak menyangka cucu kesayangannya menjadi korban penculikan. Menurutnya, dia hanya mengetahui cucunya bermain dengan teman-temannya mencari ikan. Namun betapa terkejut dirinya ketika S pulang diantar oleh beberapa ibu dengan menggunakan mobil.

“Jadi menurut yang mengantar cucu saya dengan A ini, keduanya menangis di sekitar lampu merah RS Gunung Jati. Lalu ada ibu-ibu dengan seorang bapak menanyakan alamat rumahnya. Lalu diantarkan keduanya ke sini,” kata Sawia. (Iskandar)

BACA JUGA:   Bukan New Normal Life, Tapi Adaptasi Kebiasaan Baru, Begini Kata Gubernur Ridwan Kamil

Komentar

News Feed