oleh

Dengan Kepala Benjol, Seorang Ibu Laporkan Suaminya Ke Polres Cirebon Kota

CIREBON (CT) – Dengan kondisi benjol alias bengkak di kening, seorang perempuan berusia 30 tahun, sebut saja namanya Mawar mendatangi Polres Cirebon Kota, kemarin. Perempuan sudah beranak satu itu mendatangi kantor polisi bukan karena terjatuh tapi baru saja menjadi korban KDRT. Kamis (04/12).

Kejadian dugaan kekerasan dalam rumah tangga alias KDRT dialami korban berawal saat warga Perumunas Gunung, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon itu, memainkan telepon selulernya alias hp merk blackberry (BB). Pada kontak pesan black berry (BBM) terdapat pin kontak pria.

Seringnya main hp itu, membuat suami korban kerja di Majalengka itu, sebut saja namanya Udin, curiga dan cemburu. Udin menduga kalau korban selingkuh dengan pria lain. Dituduh selingkuh dengan pria lain, korban tidak terima sehingga keduanya warga Jawa Timur itu cekcok mulut.

Saat cek cok mulut itu, suami korban kerja di bidang otomotif langsung naik pitam dan hajar korban pakai tangan kanan. Sayangnya, tangan kanan korban pada jarinya terdapat batu ali sehingga langsung saja benjol alias bengkak sebesar kelereng di kening.

Meski korban kesakitan, suaminya tetap saja menghardik sang istri. Tak tahan diperlakukan seperti itu, korban pun memilih datangi Polres Cirebon Kota. “Ini kejadian yang keempat kali, karena suami cemburu,” kata korban ditemui di ruang SPKT Polres Cirebon Kota, kemarin.

Korban menjelaskan suaminya cemburu karena di kontak BBM terdapat pria padahal rekan kerja, dan sering mengecek black berry (BB) dan Minggu (30/11) pukul 08.00 WIB, suami pun marah dan memukulnya lagi. “Meski sudah dipukuli, saya belum pernah bilang ke orangtua dan mertua,” kata dia.

Datang ke kantor polisi, kata korban sambil terus menangis, karena sudah tidak tahan dan takut kejadian serupa terulang kembali. “Karena kami sebenarnya sama-sama kerja di Majalengka, cuma beda perusahaan. Empat kali dipukul itu, jarak waktunya tidak lama,” kata korban.

BACA JUGA:   Purnabakti Diharapkan Tetap Berkontrisbusi bagi Kota Cirebon

Petugas pun menasehati korban dan bertanya apa sudah siap bila suaminya ditahan. Namun, korban terus termenung, hari itu. “Saya mau berobat dulu, biar kalau melakukan pemukulan lagi sehingga ada buktinya,” kata korban sambil berjalan ke arah RS Pelabuhan, Kota Cirebon.

Kepala Polres Cirebon Kota, AKBP Dani Kustoni melalui Kepala Sub Bagian Humas Polres Cirebon Kota, AKP Yana Mulyana membenarkan adanya seorang perempuan mengaku korban KDRT oleh suaminya. “Namun, korban belum buat laporan resmi soal KDRT dialaminya,” kata dia.(CT-104)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed