oleh

Dapat Layanan Memuaskan, Herni Hernawati Syukuri Kehadiran JKN-KIS

Citrust.id – Bertahun tahun sudah Herni Hernawati (34 tahun) rutin mendatangi salah satu rumah sakit di Kota Cirebon. Setiap dua kali dalam seminggu, ia selalu memperoleh layanan kesehatan di fasilitas kesehatan tersebut. Tak pernah terbayangkan olehnya apabila ia melewatkan pelayanan yang diberikan di RS tersebut.

“Saya jadi peserta JKN-KIS sejak tahun 2014. Seminggu dua kali, saya selalu menggunakan JKN-KIS untuk proses hemodialisis saya, yakni hari Selasa dan Jumat,” ungkap Herni, Selasa (24/3).

Hemodialisis merupakan kegiatan rutin yang wajib dilakukan Herni. Ginjalnya kehilangan kemampuan untuk menyaring cairan dan sisa-sisa makanan yang dapat berakibat fatal jika tidak dilakukan penanganan medis.

Herni merupakan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah(PBPU). Warga Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, itu merupakan pasien hemodialisis di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Kota Cirebon. Selama bertahun tahun menjadi pasien hemodialisis, ia sangat mengucap syukur akan kehadiran program JKN-KIS.

“Sejauh ini yang saya rasakan, khususnya untuk pribadi,.belum ada masalah yang dikatakan jelek untuk pelayanan, semuanya bagus,” ucap Herni.

Setiap kali melakukan cuci darah, diperlukan biaya yang tidak sedikit. Untuk satu kali cuci darah, pasien gagal ginjal dapat mengeluarkan uang hingga jutaan rupiah. Biaya tersebut belum termasuk biaya lainnya apabila memerlukan obat-obatan tambahan atau perawatan tambahan lainnya di rumah sakit.

“Mungkin bagi kami, khususnya pasien hemodialisis, membutuhkan dana yang bisa dibilang cukup besar. Pastinya menguras kantong kami. Manfaat JKN-KIS sangatlah tinggi dan sangatlah besar untuk kami,” ungkapnya.

Bagi Herni, kehadiran Program JKN-KIS merupakan sebuah harapan serta jelaslah sangat membantu ia dan pasien cuci darah lainnya. Ia berharap, seluruh pihak dapat turut serta membantu menjaga kesinambungan program JKN-KIS sesuai dengan cara melaksanakan hak dan kewajibannya masing-masing.

BACA JUGA:   Ratusan Pedagang di Kuningan Ikuti Rapid Test Massal

“Entah apa yang akan terjadi kepada kehidupan kami. Tidak semua pasien hemodialisis memiliki keuangan yang sangat bagus. Jadi, JKN-KIS sangat membantu kelangsungan hidup kami,” tandasnya. (Haris)

Komentar

News Feed