oleh

Bebas dari Rutan, PKL Sulaeman Bertemu Walikota

Citrust.id – Sulaeman, Pedagang Kaki Lima (PKL) warga Kecamatan Kesambi Kota Cirebon, terpaksa harus menerima hukuman kurungan penjara selama 3 hari di Rumah Tahanan (Rutan) Cirebon. Ia divonis telah melanggar Peraturan Daerah 2/2016 tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL.

Awalnya, Sulaeman kedapatan berjualan di trotoar Kawasan Tertib Lalulintas (KTL), yakni di Jalan Sudarsono Kota Cirebon. Petugas Satpol PP melakukan yustisi hingga ke Pengadilan Negeri dan divonis denda sebesar Rp150 ribu ditambah biaya perkara Rp2 ribu.

“Sempat pindah dari lokasi yang dilarang, tetapi hasilnya tidak memuaskan. Sehingga, tidak bisa membayar denda. Bahkan untuk makan setiap hari dengan keluarga saja masih kurang,” kata Sulaeman seusai bertemu Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH, Kamis (6/2) sore di Balaikota Cirebon.

Dengan kondisi demikian, Sulaeman pasrah dibawa oleh Kejaksaan Negeri Cirebon ke rutan untuk menjalani hukuman kurungan badan sebagai pengganti denda yang tidak bisa terbayarkan.

‚ÄúDari Forum PKL sempat bilang ke saya, agar memberitahu kalau mau datang ke Satpol PP setelah putusan pengadilan, tapi saya malu. Makanya saya datang sendirian ke kantor Satpol PP. Karena tidak menghubungi siapapun,” ujarnya.

Dengan kejadian ini, Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH mengundang Sulaeman ke Balaikota Cirebon untuk menyampaikan unek-uneknya secara langsung.

“Saya prihatin dengan ditetapkanya Pak Sulaeman sebagai tersangka dan divonis hukuman kurungan penjara 3 hari. Di satu sisi karena dia warga saya, tapi di lain pihak aturan harus ditegakkan. Jika tidak ditegakkan maka dampak buruk bisa terjadi,” kata Azis

Azis mengakui, mengundang Sulaeman agar tidak mengulang melanggar aturan yang sudah ditetapkan. Bukan melarang berjualan. Hanya saja jangan di tempat yang dilarang.

BACA JUGA:   Pemkab Majalengka Antisipasi Kedatangan Ribuan Pemudik

“Pemkot akan terus mencari solusi dan memperbanyak shelter PKL yang diberikan kepada pedagang warga Kota Cirebon. Saya sudah minta KTP Pak Sulaeman, agar jika ada shelter lagi atau program pemberdayaan PKL, Pak Sulaeman akan jadi prioritas agar mendapatkannya,” katanya. (Aming)

Komentar

News Feed