oleh

Bangunan Trotoar di Sejumlah Jalan di Majalengka Rusak Berlubang

Majalengkatrust.com – Sejumlah bangunan trotoar di beberapa titik wilayah Kota Majalengka, kondisinya rusak dan berlubang, sehingga tidak bisa dipergunakan para pengguna jalan.

Kerusakan tersebut, bahkan sudah berlangsung bertahun-tahun dan terkesan dibiarkan begitu saja, hingga terlihat kumuh dan lusuh.

Terlihat kerusakan cukup parah di antaranya terjadi di ruas jalan belakang gedung Graha Sindangkasih. Di lokasi tersebut, hampir sepanjang kurang lebih 15 meter, sudah tidak terdapat trotoar, yang ada adalah lubang saluran air yang menganga.

Selain itu, di Jalan Babakan tepatnya sebelum jembatan Citangkurak di sana selain lubang trotoar juga bergelombang. Di titik ini sebagian lubang ditutup menggunakan batu dan matrial lainnya.

Sementara di telat lainnya termasuk di ruas jalan Ahmad Yani sebagian paving blok pecah dan tersungal akar, namun bertahun-tahun dibiarkan tidak diperbaiki.

Kondisi trotoar di dalam kota hampir disemua tempat rusak, hanya ruas jalan Abdul halim yang nampak masih cukup bangus karena mungkin baru tahun lalu diperbaiki dan diganti dengan yang baru.

Menurut keterangan sejumlah warga seperti disampaikan Suminta, kerusakan trotoar disejumlah ruas jalan ini sudah belasan tahun terjadi, hingga menyulitkan pejalan kaki.

Para pejalan kaki disejumlah titik ruas jalan tidak bisa melintasi di trotoar namun terpaksa harus berjalan di jalan raya.

“Di belakang gedung BRI Cabang dan Graha Sindangkasih bahkan itu sudah belasan tahun, hanya mending sekarang dibersihkan meskipun  tetap dibiarkan lubang salurannya menganganga,” ungkap Suminta.

Warga lainnya Aas berharap trotoar tersebut bisa diperbaiki terlebih di ruas jalan pasar Mambo atau belakang BRI ini lalulintas kendaraans angar ramai demikian juga dengan pedagang segingga trotoar bisa dengan nyaman dilintasi pejalan kaki.

Selain itu rusaknya trotoar disejumlah tempat ini membuat kumuh kawasan perkotaan Majalengla. Yang nampak asri hanyalah jalan Raya Abdul Halim yang masih tetap terawat dan tanamannya  terpelihara, sedangkan di kawasan lainnya dibiarkan tidak digarap dan terkesan terlantar. (Abduh)

Komentar