oleh

Azan Pitu di Masjid Sang Cipta Rasa Cirebon

Cirebontrust.com – Pada umumnya azan hanya dikumandangkan oleh seorang muadzin saja. Namun tidak di Masjid Sang Cipta Rasa yang berada di komplek Keraton Kasepuhan Kota Cirebon.

Di masjid tersebut, kumandang azan dilakukan oleh tujuh orang muadzin secara bersamaan atau biasa disebut Adzan Pitu. Jemaah Masjid Sang Cipta Rasa, Aaz Azhari (65) mengatakan, dikumandangkannya Adzan Pitu berawal dari targedi kebakaran yang terjadi di bagian atap masjid.

Kemudian, jammah masjid berdoa dan meminta petunjuk agar api dapat dipadamkan, hingga akhirnya dapatlah petunjuk untuk memadamkam api dengan cara mengumandangkan adzan oleh tujuh orang secara bersama-sama.

“Saat itu musim panas, karena teriknya matahari membuat atap masjid terbakar. Atap masjid pada waktu itu terbuat dari bahan yang mudah terbakar. Ditambah dengan wabah penyakit yang banyak menyerang masyarkat,” ujar Aaz.

Saat ini, Adzan Pitu hanya dikumandangkan pada hari Jumat saja dan para muadzin yang bertugas berasal dari pihak Keraton Kasepuhan dan Keraton Kanoman, dengan menggunakan seragam berciri masing-masing. (Johan)

BACA JUGA:   Tersangka Bertambah, Kapolda Tegaskan Kasus Anak Bupati Berlanjut

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed