Citrust.id – Sebanyak 2.100 pelari dari berbagai daerah di Indonesia membanjiri ruas-ruas jalan utama Kota Cirebon dalam ajang Cirebon Run 10K yang digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Kota Cirebon ke-599, Minggu (21/6/2026). Antusiasme peserta tidak hanya menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu event olahraga terbesar di Kota Udang tahun ini, tetapi juga memperkuat kampanye gaya hidup sehat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor sport tourism dan ekonomi daerah.
Cirebon Run 10K merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cirebon sebagai pelaksana dengan HSG Movement atau Yayasan Hidup Sehat Gembira sebagai penggagas dan konseptor kegiatan. Adapun pelaksanaan teknis dipercayakan kepada RJS Event Organizer.
Sejak pagi hari, ribuan pelari memadati titik start dan rute perlombaan yang melintasi sejumlah jalan utama Kota Cirebon. Kehadiran peserta dari berbagai daerah turut membawa dampak ekonomi yang signifikan, mulai dari meningkatnya tingkat hunian hotel, ramainya pusat kuliner, bertumbuhnya aktivitas UMKM, hingga meningkatnya kunjungan wisata ke Kota Cirebon.
Founder HSG Movement Harry Saputra Gani mengatakan, Cirebon Run 10K lahir dari semangat kolaborasi untuk menjadikan olahraga sebagai gerakan sosial yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Cirebon Run 10K lahir dari semangat kolaborasi. Melalui konsep yang diinisiasi HSG Movement dan diwujudkan bersama Dispora Kota Cirebon sebagai pelaksana, kami ingin menghadirkan sebuah event yang bukan hanya berkualitas, tetapi juga mampu menginspirasi masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat gembira. Kami percaya masyarakat yang sehat, bugar, dan bahagia akan memiliki kualitas hidup yang lebih baik serta menjadi fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Harry.
Menurut dia, Cirebon Run 10K diharapkan dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan berskala nasional yang tidak hanya melahirkan atlet-atlet berprestasi, tetapi juga menjadi penggerak sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, UMKM, dan perekonomian daerah.
Sementara itu, Kepala Dispora Kota Cirebon menilai tingginya minat masyarakat mengikuti ajang lari tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat.
“Antusiasme 2.100 peserta menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya hidup sehat. Kami berharap Cirebon Run 10K menjadi agenda tahunan yang mampu meningkatkan prestasi olahraga, memperkuat sport tourism, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Kota Cirebon,” katanya.
Penyelenggaraan Cirebon Run 10K mendapat dukungan dari berbagai pihak, antara lain DPRD Kota Cirebon, Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kodim 0614/Kota Cirebon, Polres Cirebon Kota, Satpol PP Kota Cirebon, Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Cirebon, PSC 119 Kota Cirebon, komunitas lari, relawan, hingga masyarakat.
Selain itu, sejumlah sponsor dan mitra turut mendukung kesuksesan acara, di antaranya Bank BJB, RS Hasta Medika, RS Ciremai, RS Medimas, Viona, serta Radar Group sebagai media partner.
Wali Kota Cirebon mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa budaya olahraga harus terus ditumbuhkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi, mulai dari Dispora Kota Cirebon, HSG Movement, RJS Event Organizer, DPRD Kota Cirebon, TNI-Polri, perangkat daerah, sponsor, media, komunitas, relawan, hingga masyarakat. Mari terus membudayakan olahraga, menjaga kebersihan lingkungan, dan bersama-sama mewujudkan Kota Cirebon yang sehat, bersih, maju, dan membanggakan,” ujarnya.
Danrem 063/Sunan Gunung Jati juga mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Menurutnya, olahraga tidak hanya membentuk fisik yang sehat, tetapi juga karakter yang disiplin dan tangguh.
“Olahraga bukan hanya membentuk fisik yang sehat, tetapi juga karakter yang disiplin, tangguh, dan pantang menyerah. Masyarakat yang sehat merupakan modal utama dalam membangun daerah sekaligus memperkuat ketahanan bangsa,” katanya.
Keberhasilan penyelenggaraan Cirebon Run 10K 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, media, komunitas, tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat mampu menghadirkan event olahraga berkualitas yang memberikan dampak luas.
Selain mengampanyekan gaya hidup sehat gembira, kegiatan ini juga memperkuat posisi Kota Cirebon sebagai destinasi sport tourism yang mampu menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, UMKM, dan ekonomi daerah.
Dalam perlombaan utama Cirebon Run 10K kategori umum putra, Aminudin berhasil keluar sebagai juara pertama dengan catatan waktu 33 menit 07 detik, disusul Meiiman di posisi kedua dengan waktu 34 menit 05 detik, serta Ferdi di posisi ketiga dengan waktu 34 menit 20 detik.
Pada kategori umum putri, Mala menjadi yang tercepat setelah mencatatkan waktu 46 menit 12 detik. Posisi kedua diraih Laurens dengan waktu 53 menit 18 detik dan posisi ketiga ditempati Elok dengan catatan waktu 55 menit 48 detik.
Dengan mengusung semangat “Manunggal Winangun Caruban”, Cirebon Run 10K diharapkan terus berkembang sebagai agenda olahraga unggulan yang menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus mengharumkan nama Kota Cirebon di tingkat nasional. (Haris)







