Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Sebanyak 845 Personel Majalengka Disiagakan

  • Bagikan
Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Sebanyak 845 Personel Majalengka Disiagakan
Operasi Keselamatan Lodaya 2026, sebanyak 845 personel Majalengka disiagakan. (ist.)

Citrust.id – Polres Majalengka menggelar apel gelar pasukan sebagai tanda dimulainya Operasi Keselamatan Lodaya 2026 di wilayah Kabupaten Majalengka, Kamis (12/3/2026). Operasi itu bertujuan meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus menjaga keamanan menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat.

Apel yang digelar tersebut menjadi penanda kesiapan seluruh personel sebelum diterjunkan ke lapangan. Usai apel, seluruh anggota yang terlibat langsung menjalankan tugas sesuai dengan ploting di titik pengamanan dan pelayanan yang telah ditentukan.

Kapolres Majalengka, Rita Suwadi, menegaskan setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing selama operasi berlangsung.

“Setiap personel harus sudah mengetahui spot atau titik tugasnya masing-masing. Kita fokus pada dua hal utama, yaitu proses pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Rita.

Ia menjelaskan, pengamanan difokuskan pada sejumlah lokasi strategis yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi, seperti pusat keramaian, kawasan pertokoan, jalur lalu lintas utama, hingga area publik lainnya.

Selain pengamanan, kepolisian juga menyiapkan berbagai layanan kepada masyarakat selama operasi berlangsung guna memastikan keamanan dan kenyamanan aktivitas warga.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Polres Majalengka mengerahkan 448 personel Polri yang didukung berbagai instansi terkait, di antaranya Tentara Nasional Indonesia, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta Dinas Kesehatan. Total personel gabungan yang diterjunkan mencapai 845 orang.

Bupati Majalengka, Eman Suherman, mengapresiasi kesiapan jajaran kepolisian bersama unsur terkait dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang arus mudik.

Menurut dia, operasi tersebut memiliki peran penting dalam menciptakan situasi yang aman dan tertib di wilayah Kabupaten Majalengka.

Eman juga mengingatkan para pengendara agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur rawan bencana, khususnya ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

BACA JUGA:  Pilbup Majalengka Digelar 27 Juni 2018, Inilah Tahapannya Menurut KPU

“Para pemudik yang melintas di wilayah Majalengka kami imbau untuk selalu berhati-hati dan waspada, karena cuaca masih berpotensi ekstrem hingga April. Beberapa titik rawan longsor juga perlu menjadi perhatian,” ujarnya.

Operasi Keselamatan Lodaya 2026 dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Operasi ini difokuskan pada peningkatan disiplin berlalu lintas serta upaya pencegahan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Majalengka. (Abduh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *