oleh

Peringati HSN, Lesbumi PCNU Kabupaten Cirebon Gelar FSN di 10 Kecamatan

Citrust.id – Pengurus Cabang Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Cirebon bekerjasama dengan Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Wilayah Cirebon Timur akan menyelenggarakan Festival Shalawat Nusantara (FSN), dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) yang akan berlangsung di 10 kecamatan.

Kegiatan FSN dimulai pada Sabtu (6/9/2018) lusa, yang berlokasi di Kecamatan Greged, dan menyusul secara beruntun di Kecamatan Lemahabang, Karang Sembung, Karang Wareng, Waled, Pasaleman, Pabuaran, Pabedilan, Losari, terakhir di Susukan Lebak.

Kegiatan tersebut akan dimeriahkan berbagai jenis lomba. Di antaranya paduan suara, qasidah tradisional, marawis, seni lukis kaligrafi, cipta puisi, fotografi dan meme santri.

FSN digelar sebagai partisipasi kemeriahan HSN dan sebuah upaya untuk merawat tradisi kearifan lokal sekaligus mengangkat kembali kekayaan Islam Nusantara, dengan mengedepankan ajaran Islam yang damai dan menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

“Kegiatan ini bukan hanya partisipatoris HSN, juga untuk jejaring potensi warga Kabupaten Cirebon terutama di kesenian salawat yang bergenre religi,” terang Baequni, Ketua PC Lesbumi NU Kabupaten Cirebon.

Lesbumi menilai, kekayaan tradisi salawat di Nusantara adalah bukti bahwa kehadiran Islam tidak menggerus budaya lokal. Namun, keberadaannya justru membaur dan saling menguatkan.

“Kita perlu mengingatkan kembali ruh ajaran Islam yang meneladani akhlak Rasulullah,” tegas Baequni.

Maka dari itu, Lesbumi berharap gelaran FSN ini mampu melahirkan bakat-bakat kreatif lainnya terkait seni hadroh, atau seni musik yang memungkinkan terjadi inovasi genre, kolaborasi nada dan alat musik.

Sehingga, seni yang lebih kental bernuansa religi ini bisa memiliki beragam kemungkinan dengan ciri khas yang lebih Nusantara dan tidak terkesan monoton.

“Ketika kembali terbiasa mengekspresikan bahasa cinta dalam tradisi keagamaan, maka akan tercipta suasana yang lebih adem,” ungkap pria yang biasa disapa Kang Ubay ini.

Gelaran FSN ini akan melibatkan semua Badan Otonom (Banom) dan organ-organ NU lainnya. Lesbumi sebagai pelopor sekaligus koordinator kegiatan secara khusus akan menampilkan talent pada acara pembukaan.

“Kita juga sedang membaca gelaran FSN ini soal animo santri dan masyarakat terhadap kesenian hadroh atau religi. Sebab salawat sebagai ekspresi cinta umat kepada Nabi merupakan salah satu cara untuk memberikan nuansa Islam yang sejuk,” pungkas Ubay./riky sonia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed