oleh

GP Ansor Majalengka Deklarasikan Gerakan Rabu Putih

Citrust.id – Menyikapi maraknya hoaks dan fitnah sekaligus menjaga kenyamanan pemilu 2019, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Majalengka mendeklarasikan Gerakan Rabu Putih yang dikemas dalam Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab).

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Majalengka, Ahmad Cece Ashfiyadi, mengatakan, Gerakan Rabu Putih merupakan bentuk kepedulian Ansor terhadap proses demokrasi yang berlangsung dalam bingkai Pemilu di Indonesia.

“Sebagai generasi bangsa yang punya tanggungjawab ikut berpartisipasi dalam menjaga proses demokrasi yang sehat, maka Gerakan Rabu Putih ini kami lakukan,” katanya, Rabu (10/4/2019).

Selain merupakan intruksi dari Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, Kang Cece, sapaan akrabnya, mengungkapkan, kecintaan Ansor terhadap bangsa dan keutuhan NKRI betul-betul direalisasikan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Pada prinsipnya bagi Ansor adalah kecintaan terhadap negeri ini diaplikasikan secara nyata ikut berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Bukhorie itu menjelaskan, dalam Gerakan Rabu Putih ada enam poin yang menjadi komitmen Ansor dalam menyikapi konstelasi politik Pemilu 2019.

Ansor akan mengerahkan ribuan anggota Ansor dan Banser se-Kabupaten Majalengka untuk ikut menyukseskan Pemilu 2019. Merek mengajak masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya atau mencoblos pada pemilu 2019 dengan rasa bebas dan aman dalam rangka memaksimalkan tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Majalengka.

“Nanti seluruh Ansor dan Banser se-Kabupaten Majalengka akan ikut terlibat memaksimalkan partisipasi masyarakat dalam memilih di setiap TPS,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, keterlibatan Ansor ikut membantu penyelenggara pemilu dan juga pihak-pihak yang berwenang dalam menjaga lancarnya proses Pemilu 2019.

“Kami sebagai organisasi kepemudaan posisinya hanya sebagai pihak yang ikut membantu saja, tidak lebih dari itu. Walaupun demikian, Ansor dan Banser akan maksimal menjalan gerakan ini di Kabupaten Majalengka,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia Rakorcab, Aan Subarhan, mengatakan, peserta yang hadir dalam rakorcab merupakan pengurus Ansor dan Banser Kecamatan se-Kabupaten Majalengka.

Rakorcab juga mengeluarkan rekomandasi untuk internal maupun eksternal. Rekomendasi tersebut menjadi tanggung jawab organisasi untuk dilaksanakan.

“Ada sembilan poinnrekomendasi, di antaranya penguatan organisasi dan membangun sinergitas dengan seluruh steakholder di Majalengka,” pungkasnya. (Abduh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed