oleh

Gerakan Lima Juta Masker GP Ansor-Aice Group Bantu Hindari Covid-19

Citrust.id – Kontribusi Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) dan produsen es krim Aice Group lewat pembagian lima juta masker medis diapresiasi sejumlah kalangan.

Salah satunya adalah Gubernur DKI, Anies Baswedan. Penguatan masker medis di kelompok masyarakat yang rentan tertular Covid-19 diyakininya akan membantu kampanye 3M dan sangat berdampak positif bagi masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kontribusi GP Ansor dan Aice Group dalam Gerakan Pembagian Lima Juta Masker ini. Distribusi kepada kelompok rentan tertular Covid-19 diharapkan memperkuat kampanye 3-M di masyarakat luas,” tuturnya, Sabtu (14/11).

DKI menjadi momen ketiga gerakan itu setelah distribusi di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat dan seremoni pembukaan kampanye 20 kota di Kantor Staf Presiden di Jakarta.

Gerakan pentahelix yang mengombinasikan kebijakan pemerintah dengan keterlibatan lima kelompok pemangku kepentingan utama di masyarakat itu menyasar berbagai kelompok masyarakat bawah yang berkategori rentan penularan Covid-19. Mereka antara lain, petugas penggali kubur atau pemakaman khusus Covid-19, petugas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, pedagang pasar dan warung, hingga kalangan pelajar di pesantren, dan sekolah umum.

Wilayah yang menjadi sasaran kampanye lima juta masker itu antara lain DKI Jakarta dan sekitarnya, Bogor, Cirebon, Bandung, Rembang, Semarang, Pekalongan, Surabaya, Yogyakarta, dan Ambon. Pada 2021 akan dilanjutkan di Palembang, Medan, Batam, Malang, Kudus, Denpasar, Manado, Banjarmasin, Madiun, dan Makassar.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, meyakini, pilihan 20 kota yang disambangi sangatlah tepat. Pertimbangan kepadatan penduduk, aktivitas ekonomi dan perdagangan informal yang tinggi, kegiatan pendidikan, hingga fokus pada petugas yang menjadi garda terdepan pengurusan sampah dan penggali kubur, menjadi langkah riil dalam mengurangi perburukan pandemi di tingkat masyarakat atau akar rumput.

“Peningkatan yang gradual dari angka penularan Covid-19 di masyarakat sudah menjadi concern berbagai kalangan, terutama di masyarakat menengah ke bawah. Pengabaian atas penguatan masker dan edukasi soal menjaga jarak dan kebersihan di masyarakat yang rental terdampak dapat membawa malapetaka bagi bangsa kita,” jelas pria yang akrab disapa Gus Yaqut itu.

BACA JUGA:   Merasa Dizalimi, IL akan Terus Perjuangkan Rumah Tangganya

Ia menilai, kampanye yang dilakukan dalam melawan virus jahat itu harus berawal dari kolaborasi pentahelix yang solid dan disertai dengan kegiatan edukasi yang oleh para aktivis dan tokoh masyarakat di berbagai daerah secara persisten. Menurutnya, aspek psikologis dan aktivitas yang riil mendekati masyarakat dalam aktivitas pencegahan, sama pentingnya dengan elemen kurasi medis yang dijalankan pemerintah dalam menangani pandemi ini.

“Orang Indonesia itu tidak bisa hanya diberikan aturan dan sanksi saja. Pendekatan kultural yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari masyarakat bawah menjadi kunci. Pola guyub dan aktivitas sosial dan ekonomi menjadi peluang, sekaligus tantangan dalam mencegah virus ini menjadi lebih masif menulari masyarakat,”bjelas Gus Yaqut.

Seperti juga distribusi yang telah dilaksanakan di Cirebon sebelumnya, GP Ansor dan Aice Group langsung turun mendistribusikan masker medis ke masyarakat bawah. Dalam kesempatan distribusi di DKI itu, Barisan Ansor Serba Guna (Banser) DKI mengawali pendistribusian ratusan ribu masker untuk wilayah DKI, Tangerang, Bekasi dan Depok di dua titik utama, yakni TPA Bantar Gebang dan TPU Khusus Covid-19 Pondok Ranggon.

Juru Bicara Aice Group, Sylvana, menyatakan bahwa gerakan itu akan memulai donasi masker dan distribusi vitamin dari kalangan masyarakat yang selama ini paling sulit mendapatkan masker medis yang layak.

“,Bersama dengan kawan-kawan Banser, kami ingin menjangkau lapisan masyarakat terbawah. Para petugas penanganan sampah, cleaning service, penggali kubur, dan pedagang menjadi perhatian kami untuk menerima sumbangan masker di DKI,” jelas Sylvana.

Sylvana menyampaikan, misi kemanusiaan pentahelix yang dijalankan bersama dengan GP Ansor, KSP, pemerintah daerah dan banyak lembaga kemasyarakatan lain merupakan pendekatan kunci dalam melawan Covid-19. Menurutnya, pendekatan kolaboratif ini berangkat dari semangat kolektivitas seluruh lapisan masyarakat.

BACA JUGA:   Peduli Bencana, JNE Gratiskan Biaya Pengiriman Bantuan

“Sudah sejak awal pandemi lalu kami meyakini, kita perlu bekerja sama. Kami membangun fundamentalnya lewat kombinasi pendekatan psikologis dan kecukupan logistik. Berbagai APD bagi nakes Covid-19 di belasan RS Covid-19, donasi sejuta es krim Aice, dan edukasi publik yang telah kami jalankan dilanjutkan lagi di kampanye 5 juta masker ini,” jelas wanita yang menjabat Brand Manager Aice Group itu.

Masker bernama SHIELD, produksi Aice Group yang dibagikan memiliki spesifikasi 3-ply dan telah mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Kesehatan. Masker dengan spesifikasi standar medis yang dibagikan bertujuan agar secara optimal menghindarkan masyarakat dari bahaya droplet mengandung virus dalam berbagai aktivitas yang makin meningkat saat ini. Yang menarik, Aice Group menyatakan bahwa masker SHIELD tidak akan dijual ke publik. Masker itu akan khusus diproduksi untuk didonasikan kepada masyarakat pada masa pandemi ini.

Diproduksi di pabrik baru termodern Aice Group di Mojokerto Jawa Timur, masker itu akan didistribusikan bersamaan dengan paket vitamin C untuk meningkatkan imunitas masyarakat yang disasar. Aice Group sendiri bukan hanya membagikan lima juta masker lewat GP Ansor, tetapibjuga membagikan 15 juta masker lainnya melalui 200 ribu UMKM yang selama ini menjadi penjual es krim Aice.

“Kami berharap, dukungan kami dalam memproduksi masker dalam jumlah sangat besar ini akan berhasil menekan penularan di masyarakat. Visi kampanye kemanusiaan ini akan selalu mejadi bagian dari proses bisnis Aice. Bukan hanya memberikan keceriaan lewat es krim yang berkandungan baik seperti Aice Susu Telur misalnya, tetapi juga dengan aktivitas riil ratusan ribu UMKM penjual Aice membagikan kebaikan dalam jutaan masker medis Shield ini,” tandas Sylvana. (Haris)

Komentar

News Feed