Stasiun Cirebon Kini Punya Area Parkir Modern Seluas 546 Meter Persegi

  • Bagikan
Stasiun Cirebon Kini Punya Area Parkir Modern Seluas 546 Meter Persegi
Stasiun Cirebon kini punya area parkir modern seluas 546 meter persegi. (ist.)

Citrust.id – Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon tengah bersolek demi memanjakan para pengguna jasa transportasi massal. Melalui proyek beautifikasi yang ambisius, kawasan parkir depan Stasiun Cirebon kini ditransformasi menjadi area publik yang lebih estetis, nyaman, dan mengusung konsep landscape modern.

Langkah ini diambil bukan sekadar untuk mempercantik pandangan, melainkan sebagai upaya konkret dalam menata wajah kota melalui gerbang transportasi utama di wilayah Cirebon.

​Penataan yang mencakup lahan seluas 546 meter persegi ini dirancang untuk menyelaraskan antara fungsionalitas dan keasrian lingkungan. Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengungkapkan bahwa proyek ini merupakan respons atas kebutuhan masyarakat akan fasilitas publik yang representatif dan manusiawi.

​“Beautifikasi ini merupakan bentuk komitmen KAI Daop 3 Cirebon dalam menghadirkan fasilitas publik yang nyaman, aman, dan memiliki nilai estetika bagi masyarakat maupun pelanggan kereta api,” ujar Muhibbuddin dalam keterangan resminya, Rabu (13/5/2026).

​Konsep landscape modern yang diusung tidak hanya menyasar aspek visual, tetapi juga mencakup penataan menyeluruh pada area pedestrian, ruang terbuka hijau (RTH), taman, hingga optimalisasi area parkir.

Dengan adanya penataan ini, kawasan depan stasiun diharapkan tidak lagi terlihat semrawut, melainkan menyatu harmonis dengan trotoar dan taman boulevard yang telah dibangun sebelumnya. Sinkronisasi ini bertujuan untuk menciptakan alur pergerakan yang mulus bagi pejalan kaki maupun kendaraan yang melintas di sekitar stasiun.

​Meski demikian, proses pengerjaan yang diperkirakan memakan waktu sekitar 75 hari kerja ini berpotensi sedikit mengganggu mobilitas harian di area pintu masuk. Terkait hal tersebut, pihak KAI memohon pengertian dari para calon penumpang yang akan berangkat maupun tiba di Stasiun Cirebon.

​“Kami sampaikan permohonan maaf bila dalam proses pengerjaan yang diperkirakan memakan waktu sekitar 75 hari kerja ini sedikit mengganggu kenyamanan para pelanggan kereta api,” kata Muhibbuddin.

BACA JUGA:  Seminar Ekonomi Syariah Jadi Pembuka Olimpiade Ekonomi Islam Tingkat Nasional

​KAI Daop 3 Cirebon memastikan bahwa pengembangan fasilitas ini akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Transformasi stasiun menjadi ruang publik yang asri diharapkan mampu meningkatkan pengalaman perjalanan pelanggan sekaligus mendukung ekosistem transportasi yang lebih hijau dan berkelanjutan di masa depan.

“Kami berharap beautifikasi kawasan ini dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan serta menjadikan area stasiun sebagai ruang publik yang nyaman untuk masyarakat,” tutup Muhibbuddin. (Haris)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *