Citrust.id – Satuan Lalu Lintas Polres Cirebon Kota menyiapkan rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan Milangkala Tatar Sunda 2026 yang akan digelar di Kota Cirebon, Sabtu (9/5/2026).
Masyarakat diminta menghindari sejumlah ruas jalan utama yang akan dilintasi rombongan kirab budaya guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.
Kegiatan tersebut rencananya dimulai oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dengan titik start dari Gedung BAT, Kota Cirebon. Rombongan kirab akan melintasi sejumlah jalan protokol hingga finis di Alun-alun Sangkala Buana Kasepuhan Cirebon.
Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP Hadi Suryanto, mengatakan, rute kirab akan melintasi Jalan Pasuketan, Perkiringan, Pertratean, Pulasaren, hingga Aryodinoto.
“Saya imbau masyarakat untuk menghindari jalan-jalan tersebut. Kami sudah menyiapkan alternatif-alternatif jalan yang bisa dilewati,” kata Hadi, Sabtu (9/5/2026).
Ia menjelaskan, pengendara dari simpang Karanggetas menuju Perkiringan dapat melintasi Jalan Pandesan, Jalan Kebon Cai, Jalan Parujakan, dan Jalan Pekalipan sebagai jalur alternatif.
Sementara itu, akses menuju Jalan Bahagia dialihkan melalui Jalan Kolektoran dan Jalan Kenduruan. Adapun jalur Pasuketan menuju BAT dapat melalui Jalan Benteng dan Jalan Kenduruan.
Pengalihan arus juga diterapkan di sejumlah titik lain. Dari simpang Pertratean, pengendara dapat melalui Jalan Pekalipan Kutagara. Untuk akses menuju Aryodinoto diarahkan lewat Jalan Pekawatan, sedangkan Jalan Merdeka dialihkan melalui Jalan Talang.
“Untuk Jalan Lemahwungkuk bisa melalui Jalan Pekawatan. Begitu juga Jalan Pegajahan dapat melalui Jalan Pekawatan untuk pengalihan arus,” ujarnya.
Hadi menambahkan, sterilisasi jalur akan dimulai sejak pukul 16.00 WIB atau sekitar dua jam sebelum kegiatan dimulai. Kirab budaya diperkirakan berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB setelah waktu Magrib.
“Untuk lokasi start, finish, dan jalur yang akan dilintasi nanti akan dilakukan sterilisasi. Kami imbau masyarakat mematuhi setiap rambu lalu lintas dan rekayasa arus yang diterapkan petugas,” katanya.
Selain rekayasa arus, Satlantas Polres Cirebon Kota juga menyiapkan sejumlah kantong parkir bagi masyarakat yang ingin menyaksikan pawai budaya tersebut.
Untuk lokasi start, area parkir disediakan di pintu masuk Pelabuhan Cirebon, kawasan Cirebon Waterland Ade Irma, Jalan Kantor depan Bank Mandiri, serta Jalan Bahagia depan Azko Pasuketan.
Sedangkan untuk lokasi finish, kantong parkir tersedia di kawasan Lemahwungkuk dan Aryodinoto.
Dalam pengamanan kegiatan, Satlantas Polres Cirebon Kota menerjunkan sebanyak 80 personel.
Sebanyak 50 personel ditempatkan untuk pengamanan jalur pawai, sementara 30 personel lainnya melakukan patroli mobile guna mengantisipasi konvoi kendaraan usai pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta.
“Kami antisipasi adanya konvoi yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat,” pungkas Hadi. (Haris)













