Citrust.id – Hari Pendidikan Nasional dimanfaatkan untuk mendorong transformasi digital di dunia pendidikan. Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Jawa Barat bersama RTIK Majalengka dan PGRI Cabang Kecamatan Ligung menggelar workshop daring bertajuk
“Pengembangan Prompt AI untuk Pembelajaran”, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Ketua PGRI Cabang Ligung Noto Susanto sebagai keynote speaker, serta dua narasumber dari RTIK Majalengka, yakni Ilyas Hilmi dari bidang Litbang dan SDM, serta Momon Abdul Rahman dari bidang Kemitraan dan Legal.
Ketua PGRI Cabang Ligung, Noto Susanto mengatakan, workshop tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan guru dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk menunjang proses pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi.
“Sebagai pendidik, guru tidak hanya dituntut menguasai teknologi informasi, tetapi juga harus bijak dalam memanfaatkannya dalam kegiatan belajar mengajar,” ujar Noto.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu mendorong peningkatan kompetensi digital para guru sehingga pembelajaran menjadi lebih inovatif, menarik, dan berkualitas.
“Saya berharap seminar ini bisa meningkatkan kompetensi digital guru untuk menghadirkan pembelajaran yang inovatif, menarik, dan semakin berkualitas,” tambahnya.
Noto juga menegaskan, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan.
Sementara itu, Ketua RTIK Majalengka M. Abduh Nugraha menyatakan dukungannya terhadap inisiatif PGRI Cabang Ligung dalam meningkatkan kapasitas guru melalui pelatihan berbasis teknologi.
“Melalui momentum Hari Pendidikan Nasional, penting untuk menekankan kolaborasi dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan memanusiakan manusia. Pendidikan tidak sekadar akademik, tetapi juga pembentukan karakter, moral, dan keterampilan,” kata Abduh.
Ia menegaskan, RTIK siap berkontribusi sebagai mitra pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, termasuk melalui penguatan literasi digital di kalangan tenaga pendidik.
“SDM kami siap memberikan pelatihan maupun menjadi narasumber untuk mendukung terwujudnya guru-guru berkualitas, yang pada akhirnya melahirkan peserta didik unggul,” ujarnya.
Abduh menambahkan, selama ini RTIK terus aktif mengampanyekan literasi digital dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak.
“Kami siap bermitra dengan instansi atau lembaga mana pun, tidak terbatas pada Diskominfo atau Komdigi. Mari kita dukung dunia pendidikan agar semakin maju dan mampu melahirkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 serta Majalengka yang lebih baik,” pungkasnya. (Abduh)













