oleh

Saluran Induk Bendung Rentang Nyaris Kering

Citrust.id – Dua Saluran Induk di Bendung Rentang, Jatitujuh, Majalengka nyaris tak berair, kalaupun ada hanya genangan air di beberapa titik. Tinggi muka air Bendung Rentang sendiri hanya mencapai 21,07 Mdpl, hal itu juga dampak dari pasolan Bendung Jatgede yang sangat minim.

Sejumlah warga yang berada di sepanjang aliran sungai dan biasa memanfaatkan air tersebut untuk MCK kini tak pernah terlihat memanfaatkannya.

Sejak pengeringan di pertengahan bulan Oktober lalu menurut keterangan sejumlah warga Jatitujuh, Saluran Induk Cipelang dan Sindupraja tak pernah dialiri lagi air. Air yang ada hanya sisa-sisa genangan atau dari aliran yang sangat kecil yang airnya tidak sampai ke wilayah hilir.

Sebagian warga Jatitujuh yang berada di sepanjang aliran dan biasanya memanfaatkan air di kedua saluran tersebut untuk MCK kini memanfaatkan air yang masih tersisa.

“Beruntung sekarang sudah ada air PDAM sehingga ketika aliran air di Cipelang mengering kami masih bisa mandi dan mencuci, cobal kalau saluran air bersih belum ada pasti warga sudah kesulitan air karena banyakw arga yang tidka punya sumur,” kata Iwan warga Jatitujuh, Senin (4/11/2019).

Menurut keterangan Pengelola Bendung Rentang Dedi Supriadi, tinggi muka air saat ini hanya mencapai 21,07 Mdpl. Jumlah yang sangat minim dibanding biasanya saat kemarau panjang. Air tersebut dialirkan melalui SI Sindupraja sebesar 0,774 m kubik per detik serta SI Cipelang sebesar 0,138 m kubik per detik, serta Cimanuk 0,267 m kubik per detik atau total sebesar 1,179 m kubik per detik.

“Dari Jatigede sekarang ini hanya dipasok 2 m kubik per detik.” ungkap Dedi.

Menurutnya minimnya air belum berdampak pada kebutuhan petani, hal ini diduga karena tanaman palawija dan oangan sudah seluruhnya di panen. Petani tinggal menunggu musim tanbam rendeng yang akan berlangsung akhir tahun.

BACA JUGA:   YANU Perbaiki Rumah Warga Pegambiran yang Ambruk

Disampaikan Dedi berdasarkan informasi yang diterimanya Musim Tanam I atau rendeng baru akan berlangsung pada pertengahan November mendatang. Pada saat tersebut dimungkinkan pasokan air sudha mulai besar serta hujan sudah mulai turun.

Sementara itu pembilasan saluran air Sindupraja dan Cipelang sudah tuntas dilakukan, sehingga endapan lumpur sudha bersih, di beberapa titik saluran juga sudha diperbaiki, menjelang musim penghujan saluran air bisa benar-benar lancar mengalir ke wilayah hilir. (Abduh)

Komentar

News Feed