oleh

Pembukaan TMMD Indramayu Dimeriahkan Aksi 11 Penerjun Kopassus

Indramayutrust.com – Pembukaan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)ke-98 tahun 2017 di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu berbeda dari pelaksanaan tahun sebelumnya.

Gelaran acara yang dihadiri ribuan masyarakat yang tak jauh dari pesisir pantai itu, menjadi perhatian khusus masyarakat dengan adanya penampilan sebelas penerjun payung tim Kopassus TNI dari ketinggian 7000 mil.

Masing-masing menjalankan tugasnya dengan formasi penerjunan empat lending pertama dan empat lending kedua serta  tiga menyusul kemudian.

Penerjuan yang diikuti oleh tiga anggota Kopassus wanita ini, menjadi perhatian Gubernur Jawa Barat dan Pangdam III/ Siliwangi serta Bupati Indramayu, Hj.Anna Sophanah. Ketiganya membaur bersama ribuan masyarakat untuk menyaksikan penampilan terjun payung tersebut diakhiri dengan poto bersama.

“Penampilan penerjun ini hanya hiburan untuk masyarakat Indramayu tidak ada maksud lain,” ungkap Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Heriardi dihadapan wartawan, Rabu (05/04).

Menurutnya, dengan penampilan itu, masyarakat akan mengetahui dengan jelas bagaimana upaya TNI sebagai alat pertahanan negara dan menjadi magnet bagi masyarakat melalui kegiatan TMMD ini.

“Mudah-mudahan masyarakat Indramayu banyak yang berminat menjadi TNI,” pinta Pangdam.

Usai menyaksikan penampilan pasukan terjun payung diperagakan pula pesawat tempur diatas ketinggian yang tidak jauh dari areal panggung utama pembukaan TMMD ke-98 Kabupaten Indramayu.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran TNI yang telah menunjukan bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara termasuk dalam bentuk kegiatan TMMD yang baru saja resmi dibuka.

“Untuk tahun 2017 ini kegiatan TMMD dilaksanakan di lima Desa se-Jawa Barat,” tuturnya.

Menurutnya, program TMMD merupakan keterpaduan antara TNI dan pemerintah, yang dilaksanakan bersama-sama masyarakat sebagaisuatu perwujudan kemanunggalan.

Selain itu, TMMD juga merupakan upaya terobosan dalam rangka percepatan pelaksanaan pembangunan di perdesaan, karena sasaran kegiatan TMMD seringkali berupa upaya menembus keterisolasian suatu wilayah dan komunitas masyarakat.

“Implementasi kemanunggalan komponen TNI, aparat pemerintah di semua tingkatan bersama-sama dengan masyarakat dalam kegiatan TMMD, diarahkan untuk mendinamisasikan pertumbuhan desa, terutama sasaran yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat,” katanya.

Hal ini merupakan bagian dariupaya pemerintah untuk membangkitkan kembali dan memperteguh kepercayaan dirimasyarakat atas kemampuannya, serta melakukan langkah-langkah dalam rangka peningkatan ketersediaan dan kualitas infrastruktur khususnya di perdesaan, guna peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah yang disampaikan Kabid Informasi dan Komunikasi Publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Indramayu, Nana Pasae TMMD diharapkan bisa merubah Desa Dadap menjadi desa yang lebih baik lagi.

Pasalnya, berbagi program akan dicurahkan di desa tersebut baik itu infrasruktur maupun pembangunan non fisik seperti pelatihan dan juga lainnya.

“Selama ini kondisi lingkungan Desa Dadap yang berada dipinggir pantai ini kondisinya memperihatinkan karena banyak sampah dan lainnya. Maka dengan TMMD ini kita berharap infrastruktur, budaya dan perilaku masyarakat yang negative bisa berubah,” tegasnya. (Asna)

Komentar