oleh

Pejabat DKOKP Ungkap Temuan di Alun-alun Kejaksan, Ini Penjelasannya

Citrust.id – Polemik dugaan temuan benda kuno di area proyek Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon memasuki babak baru. Pasalnya, Plt Kepala Dinas Kepemudaan Olahraha, Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP) Kota Cirebon, Addin Imadudin Nur mengakui, menemukan beberapa benda laut serupa kerang, selain itu batu bata merah ukuran besar meski jumlahnya tak banyak.

Hal tersebut, disampaikan Addin dalam hearing bersama DPRD Kota Cirebon, bersama sejumlah organisasi masyarakat, pemerhati budaya dan sejarah Cirebon, hingga filolog, Jumat (4/10).

“Kami sudah berkoordinasi dengan Badan Arkeologi Bandung. Bahkan sudah ke lokasi, memang ditemukan ada benda-benda laut dan alam, serupa kerang dan batu bata. Namun jumlahnya tidak banyak,” ujar Addin.

Adin juga mengakui sudah menyimpan barang yang ditemukan. Hal tersebut untuk pengujian lebih lanjut untuk mengidentifikasi tahun berapa benda itu ada.

“Kami simpan untuk diuji ssberapa tua benda tersebut. Benda yang ditemukan kurang lebih dua, dalam artian kecil. Jadi jumlahnya memang saya temukan satu dan dari balai pun menemukan satu,” kata Adin.

Adin menambahkan, benda-benda temuan ini memang ada, mengingat Cirebon sudah terbentuk sejak 650 tahun silam. Namun hanya benda laut dan batu bata yang ditemukan bersama Balai Arkeolog.

“Cirebon kan sudah terbentuk 650 tahun. Dari tinjauan itu, memang benda-benda itu ada,” ucapnya.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, kontraktor mengakui ada temuan sejumlah benda kuno, seperti batu bata merah, kerangka tulang (manusia) tanpa kepala, gapura hingga sumur. (Aming)

BACA JUGA:   AKBP Iman Pastikan Mapolres Kuningan Kondusif

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed