oleh

Pasca Kenaikan Harga BBM, Sejumlah Pengusaha Mikro Lesu

CIREBON (CT) – Sejumlah pelaku Usaha Mikro dan Menengah di berbagai bidang mengaku mengalami fase dilematis, pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Pasalnya, kebijakan tersebut diakui bakal menimbulkan berbagai persoalan baru terhadap eksistensi usahanya.

Hal tersebut diakui Dimas, seorang Assisten Manager butik fashion, yang mengatakan, kenaikan harga BBM turut berdampak pada usaha yang sedang digelutinya. Menurutnya, kebijakan tersebut diyakini akan mempengaruhi jumlah produksi, pendapatan, bahkan merosotnya jumlah pelanggan yang kemungkinan akan terjadi.

“Semua pebisnis pasti tidak mau menanggung rugi, tapi pertimbangan aturan baru juga harus berdasarkan keinginan konsumen, supaya tidak pada lari,” ujar Dimas kepada ‘CT’, Rabu (19/11).

Hal senada juga diungkapkan oleh salah seorang karyawan salon, Haris, bahwa pihaknya mencoba untuk menghindari dampak yang besar dari persoalan kebijakan tersebut. “Yang terpenting bagaimana caranya mempertahankan kepercayaan customer, untuk tetap menggunakan jasa kami. Persoalan untuk mensiasati kenaikan BBM, masih dikesampingkan tapi dalam perencanaan,” ungkapnya, saat ditemui di salah satu salon yang beralamat di Jalan Bahagia.

Hal yang sama disampaikan Doni, seorang Marketing di salah satu Supermarket Cirebon, bahwa penentuan aturan atau strategi market baru belum dilakukan pihaknya dikarenakan beberapa faktor, salahsatunya kekhawatiran terhadap penurunan jumlah konsumennya.

“Untuk saat ini masih pakai harga normal, program promo juga masih berjalan. Kedepannya strategi baru masih dalam perencanaan. Kalaupun terjadi perubahan harga, kebanyakan konsumen tidak pernah mau tau soal aturan tersebut. Makanya, kami berusaha untuk terus memberikan kepercayaan sebagai Supermarket termurah dengan melakukan berbagai strategi pilihan alternatif,” paparnya.

Seperti diketahui, harga terbaru BBM mulai diberlakukan pada Kamis (18/11) pukul 00.00 WIB kemarin. Meski pengaruhnya belum banyak dirasakan, namun banyak pihak yang mengharapkan pilihan solusi terbaik, di tengah solusi yang justru menimbulkan permasalahan baru tersebut. (CT-108)

BACA JUGA:   Seorang Kakek Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan

Komentar

News Feed