oleh

Maryono SH: Pelaku Pelecehan Seksual Harus Dihukum Seberat-beratnya

CIREBON (CT) – Maraknya kasus pelecehan seksual pada anak di bawah umur yang akhir-akhir ini terjadi di berbagai daerah di Kabupaten Cirebon, mengundang keprihatinan berbagai pihak.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, Maryono SH, melalui Kepala Seksi Anak Nakal Korban Napza dan Tuna Susila, Uun Kurniasih, mengungkapkan, beberapa faktor yang mempengaruhi pelaku untuk melakukan tindakan pelecehan seksual pada anak-anak.

Antara lain, kurangnya pengawasan orangtua terhadap anak, faktor minuman keras, pergaulan, termasuk pergaulan di media sosial serta tontonan gambar maupun video porno.

Dijelaskan Uun, bagi korban sendiri, pelecehan seksual yang dialaminya dapat menyebabkan trauma hingga seumur hidup. Belum lagi stigma atau pandangan negatif masyarakat yang mengarah kepadanya.

Oleh karena itu, Pemkab Cirebon melalui Dinas Sosial memberikan pendampingan dan bimbingan sosial kepada korban pelecehan seksual, khususnya anak-anak, untuk memulihkan trauma dan mengangkat kembali derajatnya di lingkungan masyarakat

Selain itu, pihaknya juga mendorong pemerintah dan para penegak hukum agar memberikan hukuman yang seberat-beratnya bagi para pelaku pelecehan seksual. Bila perlu diterapkan hukuman kebiri sesuai dengan intruksi Presiden Jokowi.

“Hal itu perlu dilakukan untuk memberikan efek jera, sehingga diharapkan kejadian yang sama tidak terulang lagi,” kata Uun. (Haris)

BACA JUGA:   Guru Ngaji dan Siswa SD di Luragung Terpapar Covid-19

Komentar

News Feed