oleh

Komisi VIII DPR RI Cek Kesiapan BIJB Kertajati Untuk Embarkas/Debarkasi Haji 2020

Citrust.id – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia sudah menetapkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka sebagai embarkasi/debarkasi bagi jemaah haji asal Jawa Barat.

Sebanyak 39 ribu Calon Jemaah Haji (Calhaj) dalam 97 kloter asal Jabar, akan berangkat dan datang melalui BIJB Kertajati. Di tahun sebelumnya, keberangkatan dan kepulangan haji menggunakan Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng.

Pascapenetapan dari Kemenag itu, Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke BIJB Kertajati, untuk memastikan kesiapan dalam pemberangkatan dan kepulangan jemaah haji, Jumat (31/1).

“Karena BIJB ini sudah ditetapkan sebagai embarkasi/debarkasi haji mulai tahun 2020 ini, kami ke BIJB Kertajati bermaksud memastikan, sejauh mana persiapannya,” ucap Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj Selly Andriany Gantina.

Selly mengatakan, butuh waktu 2 jam perjalanan dari Asrama Haji Bekasi menuju BIJB. Persoalan ini perlu ada perhatian khusus untuk penanganan dan keamanan jalur para Calhaj.

“Agar ketika jemaah sampai di bandara, tidak perlu lagi menunggu terlalu lama untuk masuk ke pesawat,” katanya.

Politisi PDI Perjuangan dari Dapil VIII Jabar itu juga bersyukur dan memberikan apresiasi, karena layanan fast track keimigrasian di BIJB disanggupi oleh Pemerintah Arab Saudi.

“Sehingga para jemaah asal Jawa Barat saat sampai di Arab Saudi, mereka tidak harus antre menunggu pemeriksaan dan bisa langsung masuk bus penjemputan menuju maktab,” jelasnya.

Perihal biaya, Selly juga menyampaikan, di tahun 2020 ini Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tidak ada kenaikan biaya dari tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp 35,2 Juta.

“Sebenarnya biaya haji setiap jemaah itu sebesar Rp 69 Juta. Namun jemaah hanya membayarkan 51 persen. Sedangkan sisanya menggunakan dana nilai manfaat dari tabungan jemaah haji yang belum berangkat,” paparnya.

BACA JUGA:   Melawan Polisi, Begal Truk Dihadiahi Timah Panas

Selly berharap, pelaksanaan haji tahun ini berjalan lancar. Para jemaah bisa khusuk menjalankan ibadahnya di tanah suci, serta menjadi haji yang mabrur.

Pada tahun 2020 ini, Indonesia mendapat jatah kuota haji dari Kerajaan Arab Saudi sebanyak 231 ribu. Jumlah itu terdiri dari 212.520 jemaah haji reguler dan 18.480 jemaah haji khusus. (Aming)

Komentar

News Feed