oleh

Kenaikan Harga Pangan dan Lonjakan Minyak Dunia Akan Perparah Ekonomi RI?

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Menurut Direktur Eksekutif EWI, Ferdinand Hutahaean, kenaikan harga ini akan semakin tidak terkendali mengingat harga minyak dunia mulai naik pada harga USD50 per barel.  Lebih lanjut, kenaikan bahan pangan sendiri cukup mengecewakan, terlebih situasi ini terjadi menjelang bulan Ramadan.

Semestinya pemerintah sudah harus punya jawaban dengan langkah strategis dan taktis untuk menahan kenaikan harga supaya tidak terjadi setiap menjelang bulan puasa seperti ini. Namun parahnya saat ini, pemerintah seperti tidak mampu melakukan apa-apa untuk menahan kenaikan harga yang terjadi di pasaran.

Lonjakan harga minyak dunia yang mulai merangkak naik dan kenaikan harga pangan secara tak terkendali oleh pemerintah menjelang bulan puasa sangat memberikan beban berat bagi masyarakat.

Yang terpenting adalah, dia meminta pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM pada waktu evaluasi harga mendatang, hal ini sebagai tuntutan komitmen pada saat evaluasi bulan April lalu pemerintah hanya menurunkan harga BBM sebesar Rp.500/liter dengan janji tidak menaikkan harga BBM pada Juli nanti. (Net/CT)

BACA JUGA:   Ini Penjelasan Dirut PAM Tirta Giri Nata soal Reklasifikasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed