In-House Training Perumda Tirta Darma Ayu Dorong Pelayanan dan Profesionalisme

Citrust.id – Perumda Tirta Darma Ayu Indramayu terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) demi meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan In-House Training bekerja sama dengan lembaga pendidikan keairminuman, Akademi Teknik Tirta Widya (AKATIRTA) Magelang, yang digelar pada Jumat (7/8/2026).

Pelatihan ini diikuti jajaran manajemen, mulai dari manajer cabang, manajer unit, hingga manajer bidang. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan, disiplin, integritas, dan kemampuan menyelesaikan persoalan operasional di lapangan.

Direktur Umum Perumda Tirta Darma Ayu, Dr. Ir. Sunaryo, ST, MT, mengatakan pelatihan internal ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun manajemen yang lebih profesional.

“Ini ada beberapa manfaat dan tujuannya ya. Pertama, dengan diadakannya in-house training ini adalah dalam rangka sebagai wujud perusahaan untuk meningkatkan kemampuan para manajer cabang dan unit. Meningkatkan kemampuan disiplin, meningkatkan kinerja, dan juga tentunya untuk meningkatkan integritas daripada masing-masing manajer cabang,” ujar Sunaryo.

Menurutnya, pelatihan tersebut diharapkan mampu membekali para pengambil keputusan di tingkat cabang dan unit agar lebih siap menghadapi berbagai tantangan operasional, baik yang sedang dihadapi maupun yang berpotensi muncul di masa mendatang.

“Harapannya, ini menjadi manfaat yang baik dalam rangka manajer cabang dan unit konsen dan panteng terhadap permasalahan yang kini maupun akan datang yang akan dihadapi,” katanya.

Sunaryo menjelaskan, peserta pelatihan berasal dari hampir seluruh jajaran manajemen operasional perusahaan.

“Kita hampir semua manajer, baik manajer cabang maupun manajer unit, dan juga manajer bidang. Semuanya terkumpul, terangkum di acara in-house training ini. Total sekitar ada 30 cabang dan unit,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Perumda Tirta Darma Ayu menggandeng AKATIRTA karena merupakan lembaga resmi di bawah naungan Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) yang memiliki spesialisasi di bidang keairminuman.

BACA JUGA:  Abah Rojab Sosok Dibalik Mbah Fanani, Besok Tiba di Indramayu

“Ini adalah lembaga resmi yang dimiliki oleh PERPAMSI, satu-satunya di Indonesia. Dan ini konsen, konsentrasi, keahliannya di bidang keairminuman,” ungkap Sunaryo.

Ia menerangkan, metode pelatihan yang diterapkan terdiri atas tiga tahapan utama, yakni delivery, interaksi, dan assessment.

Pada tahap delivery, para pemateri menyampaikan teori, pengalaman, pengetahuan, hingga berbagai solusi terkait pengelolaan perusahaan air minum.

“Pertama adalah terkait dengan delivery. Delivery itu adalah penyampaian daripada pemateri ataupun narasumber kepada para manajer, pada para trainer, apa pun permasalahan, teori-teori, maupun pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan terkait dengan keairminuman, baik di PDAM lain maupun di semua yang sudah ada dampak ataupun solusi,” paparnya.

Tahap berikutnya adalah interaksi, yakni diskusi dua arah antara narasumber dan peserta untuk membahas persoalan yang dihadapi di lapangan.

“Kemudian yang kedua adalah interaksi. Jadi tidak hanya melulu dari teori dari mentor ataupun narasumber, tapi ini juga diskusi, ada timbal balik interaktif daripada manajer dan cabang untuk menyampaikan segala permasalahan, kendala, dan persoalan di lapangan. Jadi ada solusi dan pemandangan-pemandangan dari narasumber,” tambah Sunaryo.

Sementara itu, tahap assessment dilakukan sebagai bentuk evaluasi terhadap kemampuan peserta setelah mengikuti pelatihan.

“Kemudian yang terakhir tentunya assessment. Assessment itu adalah bentuk penilaian daripada mentor ataupun narasumber kepada para manajer dan cabang,” sambungnya.

Sunaryo menambahkan, pelatihan berlangsung selama satu hari dan akan dilanjutkan dengan proses penilaian pada pekan-pekan berikutnya.

“Ini satu hari. Kalau in-house training ini satu hari, nanti ke depan, di minggu-minggu depan kita akan mengadakan assessment sama dari Aka Tirta juga,” jelasnya.

Ia optimistis program tersebut mampu meningkatkan kemampuan manajer dalam menyelesaikan persoalan di setiap cabang dan unit sekaligus memperkuat sinergi antarbagian.

BACA JUGA:  Bupati Indramayu Minta Temuan Artefak Diteliti Arkeolog

“Goal-nya adalah agar manajer cabang dan unit ini mampu mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh cabang dan unit di lapangan. Kemudian adalah untuk menguatkan sinergitas daripada cabang dan unit, tentunya dalam rangka mewujudkan Perumda Tirta Darma Ayu yang lebih baik, maju, profesional, sehat, dan juga sejahtera. Dan terakhir tentunya dapat melayanan kepada pelanggan dengan baik serta meningkatkan pendapatan juga,” tutup Sunaryo.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Darma Ayu Indramayu, H. Nurpan, SE, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat karakter kepemimpinan, mempererat kebersamaan, dan menyatukan visi dalam menjalankan amanah perusahaan.

“Melalui kegiatan ini, kita diharapkan tidak hanya memperoleh ilmu dan keterampilan baru, tetapi juga memiliki semangat untuk terus berkontribusi bagi kemajuan perusahaan. Saya mengajak seluruh peserta agar mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, saling menghargai, dan membangun kerja sama yang baik,” tegas Nurpan.

Nurpan juga mengajak seluruh peserta menjadikan pelatihan tersebut sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat komitmen, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada perusahaan maupun masyarakat. Dengan pelatihan yang berlanjut hingga tahap assessment, Perumda Tirta Darma Ayu menargetkan peningkatan profesionalisme SDM dan pelayanan pelanggan secara berkelanjutan. (Haris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *