oleh

Dugaan Pencabulan oleh Oknum Polisi, Ibu Korban Minta Keadilan

Citrust.id – Masyarakat Cirebon sempat digegerkan dengan dugaan kasus pencabulan yang melibatkan oknum polisi. Kini pihak korban meminta keadilan agar kasus tersebut tuntas.

Dugaan kasus tersebut viral setelah diangkat oleh pengacara Hotman Paris Hutapea melalui akun Instagram miliknya.

Ibu Korban, V, meminta keadilan agar kasus yang menimpa anak perempuannya bisa diusut tuntas oleh pihak kepolisian.

Bersama kuasa hukum dari Pelangi Bhakti Law Firm, ibu korban melakukan jumpa pers di salah satu kafe di jalan Pekalipan Kota Cirebon, Senin (31/10/2022).

Pelaku merupakan suami dari V. Tetapi sebelum dengan pelaku, V sudah memiliki anak perempuan dari pernikahan pertamanya yang saat ini merupakan korban pencabulan pelaku yang juga ayah sambungnya.

“Saya percaya kepolisian masih ada upaya untuk penegakan hukum. Saya dukung terus demi keadilan bagi anak saya dan jangan sampai terjadi pada siapapun,” ujar V.

V juga menepis anggapan, bahwa kasus dugaan pencabulan kepada anaknya ini merupakan sensasi. Pihaknya memohon agar hukum terhadap kasus ini ditegakan seadil-adilnya.

“Saya baru muncul untuk klarifikasi dari opini negatif, saya mohon dukungan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Cirebon,” katanya.

Terkait sikap V yang tak menggunakan jasa pendampingan dari tim Hotman Paris, Kuasa Hukum V dari Pelangi Bhakti Law Firm, Hetta Mahendarti Latumeten menegaskan, kliennya kala itu memang belum menandatangani surat kuasa.

“Dengan Pak Hotman memang belum tandatangan kuasa, sehingga tidak ada penyerobotan kuasa hukum,” tegasnya.

Sedangkan terkait kasus ini, kata Hetta, oknum polisi berinisial CH atau pelaku dilaporkan atas dua kasus, yaitu dugaan penganiayaan terhadap anak serta pencabulan terhadap anak di bawah umur.

“Kasus ini masih terus berlanjut di kepolisian. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada aparat kepolisian di Polresta Cirebon karena selalu mengakomodir unek-unek kami,” ungkapnya.

Sebelumnya, kata Hetta, ibu korban juga sempat dituduh memalsukan dokumen pernikahan dengan mengaku belum pernah menikah.

“Sebelum menikah resmi, sudah setahun nikah siri. Pelaku maupun keluarganya sudah tahu kalau V memang sudah pernah menikah dan sudah memiliki putri,” katanya.

“Saya berharap segera, agar kasus ini bisa segera selesai dan terang benderang di tengah masyarakat,” imbuhnya. (Aming)

Komentar