oleh

Dilepas Bupati Sunjaya, 1605 Mahahsiswa Unswagati Ikuti KKN PKM di Kab Cirebon

Cirebontrust.com – Sebanyak 1650 mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata Penerapan Ketrampilan Mahasiswa (KKN PKM) Semester Genap Tahun Angkatan 2016/2017.

KKN PKM tersebut diadakan di Kabupaten Cirebon di tujuh kecamatan dan 81 desa. Rinciannya, di Kecamatan Susukan sebanyak 12 desa, Kecamatan Gegesik 14 desa, Kecamatan Panguragan sembilan desa, Kecamatan Greged 10 desa, Kecamatan Susukan Lebak 13 desa, Kecamatan Ciledug 10 desa, dan Kecamatan Gebang sebanyak 13 desa.

Acara pelepasan peserta KKN PKM diadakan di Kampus I, Jalan Pemuda, Kota Cirebon, Senin (01/08) serta dihadiri Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra.

Pada kesempatan itu, Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP, menjelaskan, Dirjen Dikti telah mewajibkan setiap perguruan tinggi untuk melaksanakan KKN sebagai kegiatan intra-kulikuler. Tujuan dan manfaat KKN sangat kompleks, yakni meningkatkan empati dan kepedulian mahasiwa, melaksanakan terapan iptek secara team work dan inter-disipliner.

KKN juga menanamkan nilai kepribadian nasionalisme dan jiwa pancasila, meningkatkan keuletan, etos kerja, tanggung jawab, kemandirian, kepemimpinan, kewirausahaan serta menanamkan jiwa penelitian dan pengabdian.

“Berdasarkan kajian dan analisis terhadap kegiatan KKN yang telah dilaksanakan Unswagati, maka kegiatan KKN Unswagati merupakan yang terbaik dibandingkan KKN yang diadakan perguruan tinggi lain,” katanya.

Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra yang turut melepas peserta KKN PKM Unswagati mengatakan, dirinya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada rektor dan segenap civitas akademika Unswagati yang telah memilih Kabupaten Cirebon sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan KKN PKM.

Pemilihan waktu KKN PKM mahasiswa Unswagati pada bulan Agustus dikatakan Bupati sangat tepat. Hal itu karena bertepatan dengan bulan kemerdekaan Republik Indonesia. Mahasiswa bisa memilih, memilah serta memfasilitasi program maupun kegiatan yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat yang sangat antusias dalam merayakan peringatan hari jadi kemerdekaan RI.

BACA JUGA:   Penjual Es Keliling di Cirebon Ditangkap Densus 88

“Diharapkan KKN KPM Unswagati ini dapat memberikan dampak positif dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat Kabupaten Cirebon agar lebih baik dalam penguasaan ilmu dan teknologi, membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat serta mendorong ekonomi kemasyarakatan sebagai upaya meningkatkan IPM Kabupaten Cirebon,” ujar Bupati.

Sementara Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Unswagati, Jimmy Hassoloan, mengatakan, KKN merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. KKN memberikan kesempatan pengalaman kepada mahasiswa untuk hidup di tengah masyarakat sambil memahami dan menghayati kompleksitas permasalahan hidup.

Bagi masyarakat sebagai sasaran pengabdian perguruan tinggi, KKN diharapkan memberikan pencerahan dan pemberdayaan. Bagi pemerintah, KKN sangat berguna untuk meningkatkan sinergitas dan harmonisasi hubungan institusional antara pemerintah dan perguruan tinggi serta meningkatkan performa pembangunan. Sedangkan bagi lembaga swasta yang terlibat, KKN menjadi media dan partner dalam mewujudkan tanggung jawab sosial.

“KKN berbasis problem solving dengan pokok utama pemberdayaan masyarakat dan pemecahan masalah,” pungkas Jimmy. (Haris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed