oleh

Delapan Warga Majalengka Tertular Difteri, Ini Kronologisnya

MAJALENGKA (CT) – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka dr Gandana Purwana, MARS mengatakan akibat tertular dari Burhanudin (15), yang meninggal akibat difteri di RSUD Gunungjati Cirebon, sebanyak 8 orang warga blok Loji Desa Ligung Kecamatan Kabupaten Majalengka positif tertular difteri.

“Dari delapan orang ini yang sekarang diisolasi di RS Gunungjati Cirebon, empat orang yang positif difteri terjangkit sewaktu mengantar Burhanudin ke rumah sakit,” kata Gandana kepada wartawan di sela-sela rapat KLB difteri, yang diikuti semua Kepala Puskesmas dan Kepala Rumah Sakit di aula Koperasi Saluyu Jalan Ahmad Yani Majalengka, Kamis (11/02).

Kronologis terjangkitnya difteri bagi 8 orang ini, menurut Gandana, 4 orang terjangkit sewaktu mengantar Burhanudin dari Puskesmas Ligung pakai mobil ke RSUD Cideres, dan dirujuk ke RS Gunung Jati Cirebon.

“Empat orang yang terjangkit ini termasuk sopir mobil, sewaktu di RSUD Cideres masih suspect ternyata diperiksa di RSUD Gunungjati positif difteri,” ungkap Gandana.

Sedangkan 4 orang lainnya yang terjangkit difteri menurutnya, merupakan kerabat Burhanudin yaitu kakaknya, neneknya, pamannya, bibinya sehingga total delapan orang.

“Sedangkan teman-teman sekolah Burhanudin di MTS Ligung setelah kami cek ternyata negatif semua,”jelas Gandana.

Gandana mengatakan bakteri difteri ini sangat bahaya dan menyebar lewat udara, namun bisa ditanggulangi dengan imunisasi.

“Kami instruksikan ke semua Puskesmas agar waspada dengan hal sekecil apa pun,” katanya.

Gandana mengungkapkan dengan adanya yang meninggal karena difteri sudah merupakan kejadian luar biasa.

“Menurut Permenkes 1 orang positif difteri saja sudah KLB, apalagi ini sampai delapan orang,” ungkapnya.

Gandana mengungkapkan untuk penanggulangan difteri sesuai imbauan Kemenkes harus imunisasi, lokalisir, isolasi, dan mengobati carrier (pembawa pertama).

“Bidang Promkes dan setiap Puskesmas akan turun memberikan penyuluhan sampai ke desa-desa mengenai difteri ini,” ungkapnya.

BACA JUGA:   HUT ke-80 RS Paru Sidawangi, Tingkatkan Pelayanan Penanganan Tb

Di tempat yang sama Kasi Surveilance Dinas Kesehatan dokter Dikdik Kadarusman mengatakan, hari ini delapan orang penderita difteri asal Majalengka akan dipulangkan dari RSUD Gunung Jati Cirebon, dan dipindahkan ke RSUD Cideres dan RSUD Majalengka.

“Kami tim Dinkes akan menjemputnya, dan empat orang akan dirawat di RSUD Cideres, empat orang di RSUD Majalengka, setelah 10 hari baru bisa dipulangkan,” ungkapnya. (Abduh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed