oleh

Berebut Kegiatan, Anggota Mahapeka Aniaya Mahasiswa di Kelas

CIREBON (CT) – Mahapeka IAIN kembali melakukan tindakan kekerasan pada mahasiswa yang sedang diskusi di Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Rabu (03/12).

Tindak kekerasan tersebut berawal saat kumpulan mahasiswa yang tergabung dalam yang sedang berdiskusi di ruang PAI, tiba-tiba segerombolan mahasiswa mahapeka menyerang dengan masuk ke dalam ruangan yang sedang berdiskusi tersebut.

Seketika mereka membanting kursi serta menyuruh mahasiswi untuk keluar ruangan. Mahasiswa yang sedang berdiskusi mencoba untuk membela diri dan meminta kejelasan mengenai tindakan yang dilakukan oleh pihak mahapeka, namun tanpa basa-basi satu pukulan keluar dari pihak mahapeka pada Ahmad Khumaeni, mahasiswa PGMI semester 7.

Keributan tersebut sontak menuai perhatian, hingga salah satu dosen mencoba untuk melerai, tapi pihak mahapeka malah membentak dosen tersebut agar dosen tersebut tidak ikut campur.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu rekan nya yang enggan disebutkan nama nya. Akibat pemukulan tersebut keluarga Khumaeni tidak terima dan melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwajib. Malam hari ini, korban yang saat ini ditemani keluarga beserta rekan nya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Cirebon Kota.

“Laporan sudah diterima, tinggal nunggu proses nya saja. Ini tindak pidana dan harus diproses,” kata rekan nya.

Sementara menurut Ketua umum Mahapeka, Nurul mengatakan, pihak nya mengakui adanya pemukulan terhadap anggota himpunan mahasiswa sosial (Himasos). Menurut nya hal tersebut terjadi lantaran, himasos mengadakan aksi donor darah.

Padahal kegiatan tersebut tidak sesuai dengan visi dan misi Himasos sendiri. Dirinya mengklaim jika kegiatan itu hanya boleh diadakan oleh mahapeka saja. “Himasos menyalahi POK,” Paparnya kepada CT saat ditemui di sekretariatnya. Pihak nya juga enggan meminta maaf sebelum korban meminta maaf, karena menyerobot kegiatan nya.

BACA JUGA:   Warga Tolak Proyek Galian Pasir di Luragung

Kini kasus tersebut sedang ditangani langsung oleh pihak kepolisian polres cirebonkota dan hari ini korban akan melakukan visum yang kemudian hasil visum tersebut nantinya akan dijadikan bukti pemukulan yang dilakukan oleh anggota Mahapeka IAIN.

Sebelumnya, Mahapeka sempat dibekukan oleh kampus IAIN Syekh Nurjati terkait kasus penganiayaan terhadap mahasiswa baru hingga tewas beberapa bulan lalu. (CT-104/105)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed