Citrust.id – Kabupaten Majalengka mengirim sekitar 340 atlet, pelatih, dan ofisial untuk berlaga dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 di Bekasi. Di tengah keterbatasan anggaran daerah, kontingen Majalengka menargetkan posisi 10 besar klasemen akhir dengan sasaran meraih 18 medali emas.
Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, melepas keberangkatan kontingen tersebut di Lapangan Tenis Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Majalengka, Senin (26/10/2026). Para atlet akan bertanding pada 32 cabang olahraga (cabor) yang diikuti Kabupaten Majalengka dalam ajang tingkat provinsi tersebut.
Keikutsertaan di seluruh cabang olahraga menjadi pilihan Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Majalengka untuk menjaga kesinambungan pembinaan sekaligus membuka kesempatan bagi atlet daerah untuk berkompetisi.
Eman mengatakan, keberangkatan kontingen tetap diupayakan meskipun pemerintah daerah sedang menghadapi tantangan efisiensi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Menurut dia, kondisi fiskal tidak seharusnya menutup peluang atlet untuk menunjukkan kemampuan mereka di tingkat Jawa Barat.
“Alhamdulillah, hari ini kita memberangkatkan kontingen Porprov XV Tahun 2026 yang bertanding di Bekasi. Berdasarkan laporan Ketua KONI, ada 32 cabor dengan total partisipasi mendekati 340 orang. Ini adalah bagian dari partisipasi kita, mengingat ada beberapa kabupaten lain yang tidak ikut serta karena kondisi fiskal APBD,” ujar Eman.
Ia mengapresiasi persiapan atlet, pelatih, ofisial, dan jajaran KONI yang telah bekerja menghadapi kompetisi tersebut. Eman juga meminta para atlet menjadikan keterbatasan anggaran sebagai dorongan untuk meningkatkan disiplin, kerja keras, dan kesungguhan selama bertanding.
“Kalau anggaran maksimal, hasilnya maksimal, itu sudah biasa. Tapi yang hebat ketika anggaran terbatas, namun hasilnya maksimal. Itu baru luar biasa,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Majalengka berharap hasil Porprov 2026 lebih baik dibandingkan edisi sebelumnya. Jika pada penyelenggaraan terdahulu Majalengka berada di kelompok tiga terbawah, kali ini kontingen ditargetkan mampu menembus 10 besar klasemen akhir.
Eman juga memastikan bahwa pemberian bonus atau penghargaan bagi atlet berprestasi akan diperhitungkan dan dipersiapkan. Skema apresiasi tersebut direncanakan dengan mengacu pada pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.
“Untuk bonus atau reward bagi yang berprestasi, tentu sedang kita hitung dan siapkan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Majalengka, Lala Sunara, memasang target 18 medali emas pada Porprov XV Jawa Barat 2026. Target tersebut diharapkan dapat dicapai melalui kontribusi hampir 12 cabang olahraga, sehingga peluang meraih medali tidak hanya bertumpu pada satu atau dua cabor.
Pada Porprov 2022, Majalengka mengoleksi enam medali emas yang saat itu didominasi cabang olahraga aerosport dan selam. Untuk kompetisi tahun ini, KONI melihat peluang perolehan emas dari lebih banyak cabang olahraga.
Sejumlah cabor yang diandalkan antara lain berkuda, menembak, paralayang, dan gantole. Peluang lainnya diharapkan muncul dari pencak silat, bulu tangkis, jiu-jitsu, wushu, serta aeromodelling.
“Target 18 medali emas kali ini diproyeksikan datang dari hampir 12 cabang olahraga. Kita memiliki cabor andalan seperti berkuda, menembak, paralayang, serta gantole. Selain itu, peluang emas juga datang dari pencak silat, badminton, jiu-jitsu, wushu, hingga aeromodelling,” jelas Ketua KONI Majalengka.
Perluasan sumber perolehan medali tersebut menjadi salah satu harapan KONI untuk meningkatkan hasil dibandingkan Porprov sebelumnya. Dengan peluang yang tersebar di berbagai cabang olahraga, kontingen diharapkan memiliki lebih banyak kesempatan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan.
Dukungan pemerintah daerah dan KONI juga menjadi penyemangat bagi para atlet dalam menghadapi persaingan dengan peserta dari kabupaten dan kota lain di Jawa Barat. Perwakilan atlet menyatakan kesiapan untuk berjuang maksimal meskipun persiapan berlangsung dalam keterbatasan anggaran.
“Dukungan dan pesan dari Pak Bupati serta Ketua KONI menjadi suntikan motivasi bagi kami para atlet. Keterbatasan yang ada justru membakar semangat kami untuk membuktikan bahwa atlet Majalengka sanggup bersaing dan membawa pulang medali emas demi mengharumkan nama daerah,” ujarnya.
Selama pertandingan, para atlet diharapkan menjaga kebugaran, konsentrasi, dan kedisiplinan serta tetap menjunjung sportivitas. Selain mengejar medali, Porprov juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi hasil pembinaan dan menambah pengalaman bertanding.
Dengan kekuatan sekitar 340 orang yang berlaga di 32 cabang olahraga, Majalengka berupaya memperbaiki pencapaian sebelumnya sekaligus mengejar target 18 emas dan posisi 10 besar. Hasil kompetisi di Bekasi akan menjadi tolok ukur bagi perkembangan prestasi olahraga Kabupaten Majalengka di tingkat Jawa Barat. (Abduh)







