Citrust.id – Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) meraih lima penghargaan dalam Rapat Koordinasi Kepegawaian Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jawa Barat dan Banten di Bandung, Rabu (9/9/2026). Penghargaan tersebut mencakup kualitas data ASN, penerapan sistem kinerja digital, pengelolaan arsip, hingga layanan mutasi ASN.
Lima penghargaan itu diterima langsung Kepala BKPSDM Kabupaten Majalengka, Ikin Asikin. Capaian tersebut diberikan dalam forum koordinasi kepegawaian yang melibatkan instansi pemerintah di wilayah kerja Kantor Regional III BKN Jawa Barat dan Banten.
Adapun penghargaan yang diperoleh Pemkab Majalengka terdiri atas Peringkat 1 Kategori Sisa Disparitas Data ASN Terkecil, Peringkat 1 Kategori Penerapan Fitur Kinerja Harian melalui e-Kinerja Harian BKN, serta Peringkat Terbaik 1 Wilayah Jawa Barat dan Banten untuk Capaian Indeks Kualitas Data ASN.
Dua penghargaan lainnya yakni Peringkat Terbaik 1 Jawa Barat untuk Pencapaian Skor Arsip ASN dan Peringkat 1 Layanan Mutasi ASN.
Kepala BKPSDM Kabupaten Majalengka, Ikin Asikin, mengatakan capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi jajaran BKPSDM, tetapi juga menjadi dorongan untuk meningkatkan pelayanan kepegawaian.
“Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui BKPSDM mendapatkan lima penghargaan pada Rakor Kepegawaian tingkat Kantor Regional III Jawa Barat dan Banten. Ini tentunya menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepegawaian,” ujar Ikin.
Menurut Ikin, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama, termasuk dukungan pimpinan daerah dan kolaborasi antarperangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka.
“Terima kasih atas arahan Bapak Bupati, Bapak Wakil Bupati dan Bapak Sekda. Penghargaan ini juga tidak lepas dari kolaborasi dan kerja sama yang dilakukan oleh Bapak dan Ibu Kepala OPD,” katanya.
Salah satu capaian yang menjadi bagian dari lima penghargaan tersebut berkaitan dengan kualitas data ASN. Majalengka meraih peringkat terbaik 1 untuk Capaian Indeks Kualitas Data ASN wilayah Jawa Barat dan Banten sekaligus peringkat 1 dalam kategori sisa disparitas data ASN terkecil.
Ketepatan dan kemutakhiran data menjadi bagian penting dalam pengelolaan ASN karena berkaitan dengan berbagai kebutuhan administrasi dan kebijakan kepegawaian. Pemutakhiran data juga membutuhkan koordinasi antara BKPSDM dan seluruh perangkat daerah.
Selain pengelolaan data, BKPSDM Majalengka mendapat penghargaan atas penerapan fitur kinerja harian melalui e-Kinerja Harian BKN. Sistem tersebut digunakan untuk mendokumentasikan aktivitas dan kinerja ASN secara lebih terukur.
Penerapan fitur kinerja harian juga berkaitan dengan pelaksanaan serta pelaporan tugas ASN sesuai target dan tanggung jawab masing-masing. Bagi pemerintah daerah, penggunaan sistem digital tersebut menjadi bagian dari pengelolaan kinerja pegawai.
Pada aspek administrasi, Pemkab Majalengka meraih peringkat terbaik 1 Jawa Barat untuk pencapaian skor arsip ASN. Penghargaan ini berkaitan dengan pengelolaan dokumen kepegawaian yang menjadi bagian dari rekam administrasi ASN selama menjalankan tugas.
Pengelolaan arsip yang tertib dapat mendukung pelayanan administrasi kepegawaian karena dokumen yang diperlukan tersedia dan lebih mudah ditelusuri ketika dibutuhkan.
Sementara itu, layanan mutasi ASN juga mencatatkan capaian dengan meraih peringkat 1. Penghargaan tersebut menjadi bagian dari penilaian terhadap pelayanan kepegawaian yang berkaitan dengan penataan pegawai dan kebutuhan organisasi pemerintahan.
Ikin menegaskan bahwa lima penghargaan tersebut tidak semestinya berhenti sebagai capaian administratif. Menurut dia, penghargaan harus menjadi pemacu bagi BKPSDM untuk terus melakukan pembenahan dalam pelayanan kepada ASN.
“Penghargaan ini bukan tujuan akhir. Justru menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan perbaikan. Yang paling penting adalah bagaimana pengelolaan kepegawaian ini memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh ASN dan pada akhirnya berdampak terhadap kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga berharap kerja sama antara BKPSDM dan seluruh perangkat daerah dapat terus diperkuat. Pengelolaan manajemen ASN, menurutnya, membutuhkan keterlibatan berbagai unsur pemerintahan dan tidak dapat dilakukan oleh satu organisasi perangkat daerah saja.
Raihan lima penghargaan tersebut menjadi catatan atas berbagai aspek pengelolaan ASN di Kabupaten Majalengka, mulai dari akurasi data, digitalisasi kinerja, pengelolaan arsip hingga pelayanan mutasi.
BKPSDM Kabupaten Majalengka selanjutnya berkomitmen mempertahankan capaian tersebut sekaligus melanjutkan inovasi dalam pengelolaan manajemen ASN. Langkah tersebut diarahkan untuk mendukung tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepegawaian di lingkungan Pemkab Majalengka. (Abduh)







