oleh

Doakan NKRI, Ratusan Santri Mujahadah

Citrust.id – Puncak rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional 2018 di Pondok Pesantren Darul Ma’arif Cikedung Desa Maja Utara Kecamatan Maja Kabupaten Majalengka diisi dengan Malam Refleksi Resolusi Jihad.

Ketua Panitia, Yusuf Ramadhan mengatakan Refleksi Resolusi Jihad berupa perenungan sekaligus mengenang untuk diteladani dan diamalkan tentang adanya fatwa Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari menjelang adanya peritiswa sepuluh november yang diperingati menjadi hari Pahlawan Nasional.

“Semua civitas akademika yang ada di pondok pesantren Darul Ma’arif ini melakukan perenungan sekaligus peneladanan perjuangan para kiai dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesai tercinta ini. Khususnya terkait dengan munculnya fatwa resolusi jihad yang dikumandangkan oleh Mbah Hasyim Asy’ari”, katanya.

Ia pun menambahkan bahwa rangkaian acaranya terdiri berbagai jenis diantaranya akrobat santri berupa sepak bola api dan pencak silat, pentas seni santri dan mujahadah atau doa bersama untuk keamanan dan ketentraman Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Berbagai jenis acara kita tampilkan dan puncaknya adalah doa bersama untuk keamanan dan ketentraman NKRI. Terkhusus lagi mendoakan NKRI tetap kondusif pasca adanya tragedi garut yang cukup mengkhawatirkan terjadinya konflik horizontal”, tambah pria yang juga menjabat sebagai Rois Ponpes ini.

Ditempat yang sama, Pengasuh Ponpes Drs. KH. Aa Trisnogomo M.Ag menyampaikan bahwa santri harus bisa menjadi penyejuk bagi bangsa dan memperbanyak berdoa untuk keberkaan NKRI.

“Tema HSN 2018 yang menyatakan bersama santri damailah negeri tentunya menjadi harapan semua anak bangsa.Kami semua berdoa memohon kepada Alllah SWT agar bangsa kita ini tetap amam dan tentram dalam bingkai NKRI”, ungkapnya. /abduh

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed