oleh

Strategi PHRI Cirebon Hadapi Hotel yang Banting Harga di Awal Ramadhan

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Seperti sudah menjadi rahasia umum bahwa okupansi hotel menurun drastis saat awal Ramadhan dan menjelang lebaran. Hal itu kadang dimanfaatkan beberapa hotel untuk membanting harga sewa jauh di bawah normal.

Pemangkasan harga yang drastis, secara otomatis akan merusak standar pasar soal harga sewa kamar. Karena di satu sisi, masih banyak hotel lain, utamanya berbintang, enggan untuk turunkan harga mengingat okupansi di antara mereka masih bisa dipertahankan untuk tak jatuh.

Menghadapi situasi tersebut, Perhimpunan Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Cirebon punya cara sendiri. “Kita pakainya cara kekeluargaan lah, gak usah terlalu formal karena hubungan antar sesama manajemen hotel di Cirebon sudah erat,” ujar Ketua PHRI Cirebon Imam Reza Hakiki, kepada CT, Rabu (25/05).

Cara seperti itu bukanlah isapan jempol belaka bagi PHRI, faktanya di Cirebon, sudah ada suatu perkumpulan para general manajer hotel yang diketahui bernama Cassa Grande. Perkumpulan ini selalu digunakan untuk ajang silaturahmi sekaligus tukar pendapat antar sesama direksional hotel.

“Kita sudah Cs lah sama teman-teman. Jika ada yang banting harga ya kita tegur dengan cara kekeluargaan, kayak ‘woy jangan turunin harga drastis dong sob, yang wajar-wajar aja’ atau kata-kata halus lainnya. Ini semua demi kondusivitas bersama lah intinya,” jelas pria yang juga merupakan general manager Grand Tryas Hotel Cirebon itu.

Meski demikian, ia pun secara resmi mengajak seluruh pengusaha hotel untuk tak merusak harga pasar dengan membanting harga sewa kamar. Meskipun hal itu kerap terjadi, namun, jelas pria yang akrab disapa Kiki itu, pendekatan secara kekeluargaan tetap diutamakan dalam mengatur setiap regulasi pengusaha hotel.

BACA JUGA:   Terduga Teroris di Kalijaga Permai Ditangkap Saat Kendarai Motor

“Intinya kita bareng-bareng maju lah, jangan ada sikut-sikutan, senggol kanan senggol kiri. Kita tetap mengusung sistem kekeluargaan,” pungkas Kiki. (Wilda)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed