oleh

Pelajar NU Majalengka Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

Citrust.id – Organisasi di bawah Nahdlatul Ulama, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), bersinergi membangun IPNU, membangun negeri, dan mempertahankan NKRI.

Ketua Umum Pimpinan Pusat IPNU, Aswandi, mengatakan, IPNU adalah organisasi ujung tombak pengkaderan NU.

Salah satu kader Majalengka yang masuk kepengurusan IPNU masa khidmat 2019-2022, Ramlan Ramadhan, mengatakan, IPNU melakukan terobosan-terobosan baru dalam bidang pengkaderan. Terobosan itu harus dikolaborasikan dengan skill para pelajar, bisa di bidang kewirausahaan, kesenian, leadership dan lain-lain.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mendukung kegiatan-kegiatan Pelajar NU yang bersifat pengkaderan dan kemasyarakatan agar bisa terasa manfaatnya.

“Kami akan menggalakkan lagi proses kaderisasi IPNU. Hal ini semata-mata untuk menyiapkan para kader dalam menghadapi bonus demografi dan revolusi industri,” ucapnya.

Bonus demografi yang bakal terjadi pada 2030 dan revolusi industri merambah seluruh lapisan usia, khususnya generasi pelajar. Hal itu harus disikapi secara positif.

“Bonus demografi dan revolusi industri akan menjadi malapetaka bagi kita semua apabila kita tidak memiliki potensi. Oleh karena itu, IPNU bertekad untuk menyiapkan kader-kadernya agar mampu menghadapi itu semua,” pungkasnya. (Abduh)

BACA JUGA:   Kenaikan Harga Jagung Tak Diimbangi Jumlah Produksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed