Citrust.id – Antusiasme masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke SMAN 2 Majalengka pada tahun ajaran 2026/2027 melonjak tajam. Hingga Sabtu (6/6/2026), jumlah pendaftar dalam proses Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) telah menembus lebih dari 800 orang, jauh melampaui kuota yang tersedia sebanyak 480 kursi.
Tingginya angka pendaftar tersebut menunjukkan besarnya minat masyarakat untuk bersekolah di salah satu SMA negeri favorit di Kabupaten Majalengka. Dengan selisih ratusan pendaftar dari daya tampung yang tersedia, persaingan masuk SMAN 2 Majalengka tahun ini diperkirakan berlangsung sangat ketat.
Ketua Panitia Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMAN 2 Majalengka, Aan Usmairin, mengatakan jumlah pendaftar yang terus meningkat menjadi bukti tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang dimiliki sekolah tersebut.
“Alhamdulillah hingga hari ini jumlah pendaftar sudah mencapai 800 lebih orang. Sementara kuota yang tersedia untuk tahun ajaran ini sebanyak 480 siswa. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi untuk bergabung di SMAN 2 Majalengka,” ujar Aan, Sabtu.
Ia menjelaskan, SMAN 2 Majalengka menyediakan total daya tampung sebanyak 480 siswa yang akan dibagi ke dalam 12 rombongan belajar (rombel). Setiap kelas akan diisi 40 siswa untuk menjaga efektivitas proses pembelajaran.
“Daya tampung 480 siswa itu akan dibagi ke dalam 12 kelas, masing-masing berisi 40 siswa. Kami berupaya menjaga kualitas pembelajaran dengan jumlah siswa yang proporsional di setiap kelas,” katanya.
Aan menambahkan, pendaftaran PCMB akan ditutup pada 8 Juni 2026, sedangkan hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 12 Juni 2026.
Adapun pembagian kuota pada tahapan PCMB terdiri atas Jalur Domisili sebanyak 151 siswa, Jalur Prestasi 130 siswa, Jalur Afirmasi 129 siswa, serta Jalur Mutasi atau Perpindahan Tugas Orang Tua sebanyak 22 siswa. Sementara itu, sisa kuota sebanyak 48 kursi akan otomatis dialokasikan ke jalur domisili penyangga.
Menurut Aan, seluruh tahapan PCMB dilaksanakan secara transparan, objektif, dan mengacu pada petunjuk teknis yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Karena itu, ia mengimbau calon murid maupun orang tua untuk selalu memantau informasi resmi dari sekolah dan memastikan seluruh dokumen persyaratan telah dipenuhi.
“Kami mengajak seluruh calon murid dan orang tua untuk mengikuti proses PCMB dengan tertib, memantau informasi resmi, serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka dan sesuai aturan,” tegasnya.
Salah seorang orang tua calon murid, Aah Nursairah, mengaku optimistis mendaftarkan anaknya ke SMAN 2 Majalengka karena menilai sekolah tersebut memiliki reputasi dan prestasi yang baik, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
“Kami berharap anak bisa diterima di SMAN 2 Majalengka. Selain dekat dengan rumah, sekolah ini juga dikenal memiliki prestasi akademik maupun nonakademik yang membanggakan. Meski persaingannya sangat ketat, kami tetap berusaha dan mengikuti seluruh proses yang ada,” ujarnya.
Senada dengan itu, orang tua calon murid lainnya, Dedi Supriyadi, berharap seluruh tahapan PCMB dapat berlangsung secara adil dan transparan sehingga setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk diterima.
Dengan jumlah pendaftar yang telah melampaui 800 orang untuk memperebutkan 480 kursi yang tersedia, SMAN 2 Majalengka menjadi salah satu sekolah dengan tingkat persaingan masuk yang tinggi pada PCMB 2026. Meski demikian, pihak sekolah memastikan seluruh proses seleksi akan berjalan lancar, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku. (Abduh)













