Citrust.id – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Majalengka menggelar rapat persiapan pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Kwartir Cabang, dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) masa bakti 2025–2030.
Rapat tersebut berlangsung di Sekretariat Kwarcab Majalengka, Kamis (15/1/2026), dan diikuti oleh 32 pengurus.
Rapat koordinasi dipimpin jajaran pimpinan Kwarcab Majalengka, di antaranya Sekretaris Kwarcab Adam Suhara, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum Gatot Sulaeman, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda Agus Koswara, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa Anto Irianto, Wakil Ketua Bidang Sarana dan Prasarana Wawan Suherawan Wijaya, Wakil Ketua Bidang Humas dan Informatika Indra Budhiman, serta Bendahara Kwarcab Asep Abdul Muis.
Dalam arahannya, Gatot Sulaeman menegaskan, kesiapan administrasi dan struktur organisasi menjadi hal krusial sebelum pelantikan digelar. Ia menyebutkan, seluruh pengurus yang akan dilantik merupakan kader internal Gerakan Pramuka yang telah memiliki pengalaman organisasi.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari kesinambungan organisasi. Karena itu, kami memastikan seluruh pengurus yang direkrut benar-benar memahami nilai dan sistem kerja Pramuka,” ujar Gatot.
Berdasarkan hasil rapat, pelantikan dijadwalkan berlangsung pada 21 atau 23 Mei 2026, dengan menyesuaikan agenda Kwartir Daerah Jawa Barat. Prosesi pelantikan akan mengusung konsep alam terbuka sesuai arahan Ketua Kwarcab Majalengka.
Lapangan Tenis Pendopo Majalengka menjadi lokasi utama yang dipertimbangkan karena dinilai lebih representatif dalam menampung tamu undangan dari berbagai unsur, mulai dari camat, ketua majelis pembimbing gugus depan, hingga perwakilan organisasi kepemudaan.
Dalam rangkaian acara tersebut, Kwarcab Majalengka juga mengusung konsep ramah lingkungan dengan mengimbau mitra dan instansi untuk mengganti karangan bunga dengan bibit pohon produktif setinggi minimal satu meter.
Bibit pohon tersebut akan ditanam di kawasan Bumi Perkemahan sebagai bentuk kontribusi nyata Pramuka terhadap pelestarian lingkungan.
“Kami ingin pelantikan ini meninggalkan jejak manfaat jangka panjang, bukan sekadar simbolis. Penanaman pohon menjadi wujud nyata komitmen Pramuka terhadap lingkungan,” kata Gatot.
Selain itu, kegiatan akan dilengkapi dengan aksi penebaran 1.000 ekor benih ikan nilem di Sungai Citangkolo. Ikan nilem dipilih karena memiliki daya tahan yang baik dan cocok untuk dilepaskan di perairan terbuka.
Untuk memperkuat nuansa budaya lokal, acara pelantikan akan dibuka dengan penampilan Tari Topeng dari siswa SMP Negeri 3 Ligung sebagai sambutan kehormatan.
Sementara itu, alunan musik angklung dari SMP Negeri 6 Majalengka direncanakan mengisi sela-sela rangkaian prosesi pelantikan.
Panitia juga menaruh perhatian khusus pada kekhidmatan upacara, mulai dari pengaturan protokol petugas, tata cara pembacaan ikrar, hingga penyerahan memori pertanggungjawaban dana hibah dari Ketua Kwarcab kepada dinas terkait.
Rapat ditutup dengan kesepakatan untuk segera mematangkan teknis pelaksanaan di lapangan agar pelantikan berjalan tertib, lancar, dan berkesan. (Abduh)













