oleh

Kirim Barang via Rail Expres Kini Bisa Sampai ke Rumah

Citrust.id – Kini, pelanggan yang kirimkan barang melalui layanan Rail Expres bisa sampai alamat akhir penerima barang. Layanan tersebut tersedia setelah PT Kereta Api Indonesia (Persero) bekerjasama dengan PT Blue Bird Tbk untuk memberikan layanan Last Mile atau transportasi lanjutan untuk pelanggan Rail Expres.

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif , menjelaskan, kerja sama dengan Blue Bird akan menawarkan kemudahan ekstra kepada pelanggan yang menggunakan layanan Rail Express untuk mengirim barang. Pelanggan akan mendapatkan pilihan layanan pengantaran barang dari stasiun tujuan langsung ke alamat akhir pengiriman dengan armada Bluebird.

“Hal ini memudahkan karena penerima barang tidak perlu repot-repot datang ke stasiun untuk mengambil barang. Cukup tunggu di rumah, barang akan diantarkan oleh armada Bluebird sehingga dapat menghemat waktu dan tenaga,” tambahnya.

Pada tahap awal, layanan logistik dari KAI dan Bluebird melayani untuk pengiriman dari Cirebon menuju ke empat wilayah, yaitu Jakarta (Stasiun Jakarta Gudang dan Stasiun Pasar Senen), Bandung (Stasiun Bandung), Semarang (Stasiun Semarang Tawang) dan Surabaya (Stasiun Surabaya Pasar Turi dan Stasiun Surabaya Kota

Di wilayah Daop 3 Cirebon, layanan Rail Expres saat ini tersedia di 3 stasiun, yaitu Stasiun Cirebon, Stasiun Cirebon Prujakan dan Stasiun Jatibarang. Pada bulan November, diprogramkan akan ada 2 Stasiun lagi di Daop 3 yang akan melayani layanan Rail Exspres, Yaitu Stasiun Haurgeulis dan Stasiun Brebes.

Untuk tarif, Rail Express menetapkan harga persatuan kilogram dan per tujuan, dimana pengiriman barang dapat dilayani di seluruh wilayah rel kereta api di Pulau Jawa. Adapun tarif dalam pelayanan Rail Express dipastikan yang termurah dibanding tarif ekspedisi lain dengan waktu pengiriman relatif lebih cepat dan aman.

BACA JUGA:   Penyaluran Bansos di Majalengka Libatkan Ojol

“Layanan Rail Express mencakup hampir semua jenis barang retail, di antaranya paket, dokumen, motor, produk UMKM, e-commerce, bahan pangan, dan lainnya,” pungkas Luqman. (Haris)

Komentar

News Feed