oleh

Ibu, Berikan ASI Eksklusif Kepada Bayi Agar Merasakan Manfaat Ini

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Dikatakan asi ekslusif berarti benar-benar tidak memberikan apapun kecuali asi pada bayi. Jadi selama 4-6 bulan pertama tersebut tidak memberikan susu formula, madu, air putih, sari buah, biskuit atau bubur bayi kepada bayi. Mengapa memberikan asi kepada bayi sangat dianjurkan? Banyak alasan untuk membenarkan hal ini. Seperti telah dikatakan manfaatnya sangat besar baik bagi bayi maupun ibunya. Inilah beberapa manfaat bila ibu menyusui bayinya.

  1. Mencegah Perdarahan. Menyusui bayi segera setelah lahir dapat mendorong terjadinya kontraksi rahim dan mencegah terjadinya perdarahan. Ini dapat membantu mempercepat proses kembalinya rahim ke posisi semula.
  2. Mengurangi Berat Badan. Sebagai informasi ketika menyusui itu berarti sama dengan membakar kalori sebesar 200 hingga 500 kalori perhari. Jumlah kalori yang sama jika anda berenang selama beberapa jam atau naik sepeda selama satu jam.
  3. Mengurangi Resiko Terkena Kanker Payudara dan Kanker Rahim. Diperkirakan persentase pencegahannya mencapai 20%. Beberapa laporan juga menyebutkan bahwa menyusui juga dapat membantu mengurangi resiko terkena kanker indung telur dan kanker rahim.
  4. Ungkapan Kasih Sayang. Hubungan batin anatar ibu dan bayi akan terjalin erat karena saat menyusui bayi menempel pada tubuh ibu. Bayi bisa mendengarkan detak jantung ibu, merasakan kehangatan sentuhan kulit ibu dan dekapan ibu.
  5. Praktis dan Ekonomis. Selain komposisinya yang sempurna, asi juga sangat praktis dan ekonomis. Sekarang harga susu formula cenderung terus meningkat, memberi asi dapat mengurangi biaya untuk susu formula yang cukup tinggi. Selain itu asi sangat praktis, ibu tidak perlu repot mencuci dan merebus botol pada masa pemberian asi ekslusif, sehingga bisa menambah waktu istirahat bagi ibu, khususnya di malam hari.
  6. Sebagai Alat Kontrasepsi. Pemberian asi secara ekslusif dapat berfungsi sebagai alat kontrasepsi. Walaupun ini hanya berlaku selama 4 bulan setelah melahirkan, dan dengan catatan harus bersifat ekslusif. Hisapan bayi pada payudara ibu merangsang hormon prolaktin. Hormon prolaktin dapat menghambat terjadinya pematangan sel telur sehingga menunda kesuburan. (Net/CT)
BACA JUGA:   Beredar Proposal yang Mencatut PWI Jabar

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed