oleh

BPBD Ajak Masyarakat Sadar Bencana

Citrust.id – Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan mengadakan latihan kesiapsiagaan bencana di kantor setempat, Senin (26/4).

Kepala BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana, mengatakan titik pokok HKBN tahun ini adalah mengubah penanggulangan kebencanaan dari yang tadinya responsif menjadi prefentif, yakni lebih banyak untuk sektor mitigasi bencana.

Sebab selama ini, ada mitigasi atau rencana kontigensi (renkon). Misal renkon saat banjir. Hal itu digeser kepada tindakan yang dilakukan agar tidak terjadi banjir. Selain mitigasi bencana, renkon 2021 juga mencakup perizinan, seperti membuat perumahan di daerah kemiringan tertentu yang tidak diperbolehkan untuk dibangun.

“Nah, di situlah kami dilibatkan dalam konsep mitigasi atau pencegahan bencananya. Termasuk amdal, hunian, izin tetangga dan kearifan lokal,” ujarnya.

Indra menjelaskan, indeks kebencanaan di Kuningan tahun ini menurun. Berdasarkan data infografis BPBD, pada tahun ini hingga 25 April, terdapat 114 lokasi bencana alam di Kabupaten Kuningan. Sedangkan tahun sebelumnya 250 titik bencana.

Selanjutnya akan ada persiapan pencegahan kebakaran hutan. Langkah yang akan dilakukan sebagai tindak pencegahan sesuai dengan anjuran BNPB, yakni menerapkan Siaga Darurat Kekeringan.

Indra berharap, dalam penanggulangan bencana pada musim kemarau, BPBD Kuningan mempunyai mobil tangki untuk pendistribusian atau penyerapan air. Saat ini, baru ada mobil pinjaman dari provinsi.

“Kebencanaan adalah urusan kita bersama. Minimal masyarakat tahu mengenali risiko bencana yang ada di sekiling kita. Masyarakat yang ada di wilayah rawan bencana diharapkan bisa melaksanakan simulasi mitigasi dan evakuasi secara mandiri,” tandasnya. (Andin)

Komentar

News Feed