oleh

Begini Isi Gugatan Affiati untuk Pertahankan Jabatan Ketua DPRD Kota Cirebon

Citrust.id – Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati resmi mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ia menggugat keputusan DPP Partai Gerindra ihwal pergantian dirinya dari jabatan ketua DPRD.

Affiati mendaftarkan gugatan pada 6 Oktober 2021 dan teregister dengan nomor perkara 861/Pdt.Sus-Parpol/2021/PN JKT.SEL. Dua pihak yang jadi tergugat, yakni Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra dan DPP Partai Gerindra.

Sebagaimana dimuat dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara PN Jakarta Selatan, petitum yang diajukan dalam perkara tersebut sebagai berikut:

DALAM PROVISI:

– Menerima dan mengabulkan permohonan provisi PENGGUGAT secara keseluruhan;

– Menyatakan dan menetapkan bahwa sebelum perkara ini memperoleh putusan yang berkekuatan hukum tetap, seluruh putusan dan/atau keputusan yang telah dikeluarkan dan/atau diterbitkan oleh PARA TERGUGAT, yang berkaitan PENGGUGAT sebagai Anggota Partai Gerindra dan sebagai Ketua DPRD Kota Cirebon Periode 2019-2024, sekaligus sebagai Anggota DPRD Kota Cirebon Periode 2019-2024, berada dalam status quo dan tidak membawa akibat hukum;

– Memerintahkan kepada PARA TERGUGAT untuk menghentikan semua proses, tindakan atau perbuatan dan/atau pengambilan keputusan apapun juga terkait dengan PENGGUGAT sebagai Anggota Partai Gerindra dan sebagai Anggota DPRD Kota Cirebon Periode 2019-2024, maupun sebagai Ketua DPRD Kota Cirebon Periode 2019-2024, sampai dengan perkara ini memperoleh putusan yang berkekuatan hukum tetap;

DALAM POKOK PERKARA:

– Menerima dan mengabulkan gugatan PENGGUGAT untuk seluruhnya;

– Menyatakan PARA TERGUGAT telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum;

– Menyatakan tidak sah dan/atau batal demi hukum dan/atau tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat Surat Keputusan DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) Nomor: 06-0108/Kpts/DPP-GERINDRA/2021 tanggal 19 Juni 2021 tentang Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Ketua Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) Kota Cirebon Provinsi Jawa Barat Ta. 2021-2024;

– Memerintahkan PARA TERGUGAT untuk mencabut Surat Keputusan DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) Nomor: 06-0108/Kpts/DPP-GERINDRA/ 2021 tanggal 19 Juni 2021 tentang Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Ketua Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) Kota Cirebon Provinsi Jawa Barat Ta. 2021-2024;

– Menyatakan sah, masih berlaku dan memiliki kekuatan hukum mengikat Surat Keputusan DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) Nomor: 08-0071/Kpts/DPP-GERINDRA/2019 tanggal 5 Agustus 2019 tentang Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Ketua Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) DPRD Kota Cirebon Provinsi Jawa Barat Ta. 2019-2024;

– Menyatakan PENGGUGAT adalah masih sah sebagai Pimpinan/Ketua DPRD Kota Cirebon Periode 2019-2024 dari Fraksi Partai Gerindra;

– Menguatkan Putusan Provisi;

– Menghukum PARA TERGUGAT untuk membayar ganti rugi kepada PENGGUGAT akibat kerugian materill dan immateriil kepada PENGGUGAT secara tunai dan seketika, dengan total sebesar Rp. 1.110.000.000,- (satu milyar seratus sepuluh juta rupiah);

– Memerintahkan PARA TERGUGAT untuk merehabilitasi harkat, martabat dan kedudukan PENGGUGAT seperti semula;

– Menyatakan putusan perkara ini dapat dijalankan terlebih dahulu secara serta-merta (uitvoerbaar bij voorraad) meskipun terdapat upaya hukum verzet, banding, kasasi maupun upaya hukum lainnya;

– Menghukum PARA TERGUGAT untuk membayar seluruh biaya perkara yang timbul dalam perkara ini.

Affiati memutuskan menempuh upaya hukum, menggugat keputusan partainya. Keputusan itu disampaikan Affiati pada batas akhir toleransi waktu yang dimintanya kepada pimpinan DPRD, hari ini.

“Kalau menggugat karena jabatan sebetulnya tidak. Yang saya gugat itu proses. Kalau prosesnya itu katakanlah secara kekeluargaan, kalau dalam Islam sih tabayyun (klarifikasi, red), mungkin saya bisa paham. Tapi ini sih tidak ada,” ungkap Affiati di ruang kerjanya, Senin (11/10/2021). (Aming)

Komentar

News Feed