Ada Pelecehan Seksual di Kereta? Segera Sampaikan kepada Petugas

Ada Pelecehan Seksual di Kereta? Segera Sampaikan kepada Petugas
Ada pelecehan seksual di kereta? Segera sampaikan kepada petugas. (ist)

Citrust.id – Keselamatan kereta api menjadi perhatian PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon. Masyarakat diingatkan untuk mematuhi aturan ketika melintasi perlintasan sebidang sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.

KAI meminta pengguna jalan menghentikan kendaraan ketika palang perlintasan sudah tertutup atau terdapat tanda kereta api akan melintas. Kendaraan juga tidak diperbolehkan menerobos palang maupun berhenti di atas rel karena kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan kepatuhan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah risiko kecelakaan di perlintasan sebidang.

“Keselamatan harus selalu menjadi hal yang utama. Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak menerobos perlintasan ketika palang pintu sudah tertutup atau kereta api akan melintas. Berikan kesempatan kepada kereta api untuk melintas dan tunggu hingga kondisi benar-benar aman,” ujar Muhibbuddin.

Selain keselamatan di perlintasan, KAI mengingatkan pengguna jasa untuk menjaga perilaku selama berada di lingkungan perkeretaapian. Penumpang diminta menghormati batas serta ruang pribadi orang lain, baik ketika berada di stasiun maupun selama perjalanan menggunakan kereta api.

KAI juga menegaskan bahwa tindakan yang mengandung unsur pelecehan seksual tidak dapat dibenarkan. Penumpang yang mengalami atau melihat dugaan pelecehan seksual diminta segera menyampaikan kejadian tersebut kepada petugas KAI.

“Kami ingin seluruh pengguna jasa merasa aman dan nyaman selama menggunakan kereta api. Karena itu, mari saling menghargai dan tidak ragu untuk melaporkan apabila menemukan tindakan yang mengarah pada pelecehan seksual,” jelas Muhibbuddin.

Masyarakat juga diingatkan untuk segera melapor kepada petugas apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keselamatan, keamanan, atau kenyamanan pengguna kereta api.

BACA JUGA:  Libur Kenaikan Isa Al-Masih, KAI Cirebon Siapkan 17.660 Tempat Duduk

KAI Daop 3 Cirebon menilai terciptanya perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Karena itu, masyarakat diharapkan konsisten menaati ketentuan keselamatan serta turut menjaga lingkungan perkeretaapian dari tindakan yang dapat membahayakan atau mengganggu pengguna jasa lainnya. (Haris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *