oleh

Pemkab Majalengka Canangkan Lima Langkah Preventif Virus Corona

Citrust.id – Guna mengantisipasi penyebaran virus corona, Bupati Majalengka Karna Sobahi mengumpulkan semua pemangku kepentingan (stakeholders) dalam rapat koordinasi di Gedung Yudha Karya Abdi Negara, Rabu (4/3).

Karna mengatakan, pihaknya sangat serius dalam upaya mengambil langkah-langkah kolektif dan terpadu, sejalan dengan intruksi Gubernur Jawa Barat yang telah menetapkan siaga 1 untuk covid-19.

Ia menjelaskan, ada lima kangkah yang akan diambil. Pertama, membentuk krisis center sebagai satu-satunya pusat informasi tentang covid-19 sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang utuh dan benar tentang virus itu.

Kedua, meminimalisir informasi kepada masyarakat tentang covid 19, tidak gegabah dan asal menyampaikan informasi sebelum memperoleh informasi yang utuh, valid dan benar. Sehingga masyarakat tidak bingung dan tetap waspada.

Ketiga, kesiapan RSUD dalam menghadapi covid -19, baik tenaga medis maupun fasilitas kesehatannnya, serta daya dukung lainnya. Apabila terjadi indikasi pasien terinfeksi, segera tangani sesuai prosedur dan standar penanganan yang sudah ditetapkan.

Keempat, kepada perusahaan yang terdapat warga asing segera mendata dan melaporkan kepada tim krisis, baik yang menetap maupun mobile

Kelima, melakukan ikhtiar batin, yaitu mengembalikan semua persoalan termasuk covid-19 kepada Allah SWT karena yakin semuanya berjalan sesuai kehendaknya.

“Hal itu dilakukan setelah melakukan ikhtiar lahir. Mengerahkan semua kekuatan baik secara struktural pemerintah daerah, kecamatan sampai desa, didukung kekuatan organisasi kemasyarakatan dan keumatan,” ujar Bupati

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Majalengka, Alimudin, mengatakan, upaya pencegahan yang bisa dilakukan terhadap covid-19 di antaranya sering cuci tangan pakai sabun,ngunakan masker jika batuk atau pilek, konsumsi gizi seimbang dengan memperbanyak makan sayur dan buah.

“Hati-hati kontak dengan hewan, rajin berolahraga dan istirahat cukup. Tidak mengkonsumsi daging yang tidak dimasak, bila batuk, pilek dan sesak nafas segera periksa ke fasilitas kesehatan,” ujarnya. (Abduh)

BACA JUGA:   Ratusan Pedagang di Kuningan Ikuti Rapid Test Massal

Komentar

News Feed