oleh

DPUPR Klaim Progres Revitalisasi Alun-alun Baru 20 Persen Lebih, Kontraktor Tambah Pekerja

Citrust.id – Sekretaris sekaligus Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cirebon, Irawan Wahyono menyebutkan bahwa pelaksanaan revitalisasi Alun-alun Kejaksan baru dua item, yakni pembangunan shelter PKL dan basement.

Sedangkan dari hasil pengawasan yang dilakukan hingga saat ini, progres pembangunan masih di angka 20-25 persen. “Masih 20 sampai 25 persen. Kita akan terus pantau agar berjalan sesuai jadwal,” kata Irawan saat ditemui di area proyek alun-alun, Minggu (15/9) pagi.

Terkait teknis pengawasan, lanjut Irawan, pemerintah melalui DPUPR harus rewel. Hal ini dilakukan agar pekerjaan kontraktor bisa lebih baik. “Selama ini bahan material atau spesifikasi bangunan masih sesuai, termasuk kedalaman basement yang lebih dari 4 meter. Untuk pasir, akan diurug kembali,” imbuhnya.

Sementara itu, perwakilan Kontraktor PT Inti Cipta Sejati, Heru menjelaskan bahwa dari progres pelaksanaan dibandingkan dengan perencanaan sudah melebihi tiga persen. “Kita masih kejar terget agar awal Desember sudah mulai finishing dan 22 Desember 2019 sudah selesai,” katanya.

Selama pelaksaan, kontraktor menemui beberapa kendala, salahsatunya adalah penggalian tanah. Karena 2,5 meter pada kedalaman tanah sudah keluar air. “Air terus mengalir, tapi kita sudah siapkan enam pompa untuk menguras. Air dibuang ke saluran yang terhubung dengan sungai,” jelas Heru.

Heru juga mengakui, untuk progres basement saja baru 30 persen. Hal itu dikarenakan ada pembangunan micro library yang masih di bawah progres. “Saat ini pekerja sudah ditambah lagi hingga 100 persen menjadi 90 orang. Sebanyak 70 orang menangani basement dan lainnya ke shelter,” ungkapnya.

Dengan adanya tambahan pekerja, kontraktor ingin semua berjalan dengan baik. “Mudah-mudahan tidak ada kendala cuaca. Karena kita ingin secepatnya bisa selesai,” kata Heru. (Aming)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed