oleh

Capai UHC, Pemkab Cirebon dan BPJS Kesehatan Wujudkan Cita-Cita Negara

Citrust.id – Pemerintah Kabupaten Cirebon capai Cakupan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC) Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Tercapainya Cakupan Kesehatan Semesta tersebut ditandai dengan dilakukannya penandatanganan perjanjian kerja sama dalam rangka menjaga kesinambungan Cakupan Kesehatan Semesta Program JKN-KIS bertempat di Pendopo Bupati Cirebon, Rabu (04/11).

Dalam sambutannya, Bupati Cirebon, H. Imron Rosyadi, menyampaikan, pembangunan sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas penting dalam agenda pembangunan nasional. Hal tersebut juga yang menjadi salah satu fokus utama pembangunan di Kabupaten Cirebon, yaitu agar seluruh penduduk dapat memperoleh layanan kesehatan yang layak dan memadai.

“Terwujudnya Cakupan Kesehatan Semesta di Kabupaten Cirebon kami harapkan dapat menyukseskan Program Indonesia Sehat sebagai upaya mewujudkan masyarakat Indonesia yang berperilaku sehat, hidup dalam lingkungan yang sehat, serta menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu dan berkeadilan untuk mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya,” jelas Imron.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Andayani Budi Lestari mengungkapkan, selama lebih dari enam tahun berjalan, pertumbuhan peserta Program JKN-KIS terbilang cukup pesat. Jumlah kepesertaan program itu telah mencapai lebih dari 223,08 juta jiwa dari seluruh penduduk Indonesia. Peserta JKN-KIS berasal dari berbagai segmen termasuk penduduk yang didaftarkan oleh pemerintah daerah.

“Menuju Universal Health Coverage sesungguhnya wujud komitmen kita bersama untuk menyukseskan Program JKN-KIS sebagai salah satu program strategis pemerintah, sekaligus sebagai bentuk ketaatan kita terhadap Undang-Undang yang telah ditetapkan. Selain itu memastikan seluruh penduduk Indonesia dapat terjaminnpelayanan kesehatannya,” ujar Andayani.

Deputi Direksi Wilayah Jawa Barat BPJS Kesehatan, Fachrurrazi, mengatakan, keberhasilan pelaksanaan program jaminan kesehatan di daerah sangatlah bergantung pada peran dari lemerintah daerah itu sendiri. Oleh karenanya, ia mengapresiasi atas tercapainya Cakupan Kesehatan Semesta di Kabupaten Cirebon itu.

BACA JUGA:   Atap Rumah Warga Bandorasa Terbakar Disambar Petir

“Kami sangat mengapresiasi upaya pemerintah Kabupaten Cirebon dalam mendukung penyelenggaraan Program JKN-KIS dengan cara bersinergi mewujudkan Cakupan Kesehatan Semesta. Kami berharap, apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon dapat menjadi penyemangat bagi pemerintah daerah lainnya di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning) untuk dapat bersama-sama mewujudkan Cakupan Kesehatan Semesta bagi seluruh penduduk sesuai dengan segmentasinya,” kata Fachrurrazi.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Budi Setiawan, menjabarkan sampai dengan 1 November 2020, jumlah kepesertaan program JKN-KIS di Kabupaten Cirebon sebesar 2.122.490 jiwa atau sebesar 96,05 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Cirebon sebanyak 2.209.870 jiwa. Jumlah penduduk yang telah terdaftar tersebut termasuk di dalamnya peserta yang didaftarkan, dan dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon ke dalam Program JKN-KIS, yaitu 329.059 jiwa.

“Semoga capaian ini menjadi semangat untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Cirebon. Kami berharap seluruh Peserta JKN-KIS di Kabupaten Cirebon dapat memanfaatkan jaminan kesehatan ini dengan sebaik-baiknya,” ucap Budi. (Haris)

Komentar

News Feed